Bahasa Tertulis dan Lisan – Tabel Perbedaan mereka yang mendasar

Perbedaan mendasar

Bahasa Tertulis

Bahasa yang Diucapkan

Elemen

Elemen utama bahasa tulis adalah tanda baca dan tata letak.

Elemen terpenting untuk memahami bahasa lisan adalah nada dan nada.

Literasi

Literasi adalah prasyarat untuk bahasa tertulis.

Bahasa lisan biasanya menghilangkan kebutuhan akan literasi.

Komponen

Slang dan tag tidak menemukan tempat dalam bahasa tertulis.

Slang dan tag adalah tren yang lebih umum dalam bahasa lisan karena sebagian besar merupakan bahasa informal.

Keabadian

Bahasa tertulis bersifat permanen karena ada dalam rekaman.

Bahasa Lisan bersifat sementara karena tidak memiliki catatan.

Masukan

Dalam kebanyakan situasi, individu tidak mungkin menerima umpan balik tentang bahasa tertulis mereka.

Orang-orang yang terlibat dalam bahasa lisan seringkali dapat memperoleh umpan balik langsung tentang keterampilan berbicara mereka dan kemungkinan peningkatannya.

Bahasa adalah bentuk komunikasi yang paling cepat dalam spesies manusia. Selama bertahun-tahun, media komunikasi yang berbeda telah berkembang.

Bahasa lisan dan tulisan adalah dua media komunikasi semacam itu. Meskipun mungkin disarankan bahwa kedua jenis komunikasi itu sama, keduanya memiliki perbedaan yang cukup besar.

Bahasa Tertulis berbeda dengan Bahasa Lisan:

Perbedaan antara bahasa tulis dan bahasa lisan adalah bahasa tulis bersifat permanen karena ada dalam rekaman. Di sisi lain, bahasa lisan bersifat sementara karena tidak memiliki catatan. Slang dan tag tidak menemukan tempat dalam bahasa tertulis. Sebaliknya, slang dan tag adalah tren yang lebih umum dalam bahasa lisan karena sebagian besar merupakan bahasa informal.

Bahasa tertulis mengacu pada bentuk komunikasi yang memanfaatkan keterampilan membaca dan menulis. Dengan demikian, literasi merupakan prasyarat untuk bahasa tertulis.

Dalam kebanyakan situasi, individu tidak mungkin menerima umpan balik tentang bahasa tertulis mereka. Karena tidak adanya umpan balik langsung dalam bahasa tertulis, bahasa tertulis harus jelas dan tepat.

Bahasa lisan mengacu pada bentuk komunikasi yang menggunakan keterampilan berbicara dan mendengarkan secara dominan. Bahasa lisan sering terjadi di tempat.

Akibatnya, bahasa lisan dapat menggunakan pengulangan yang ekstensif, kalimat yang tidak lengkap, dan interupsi. Selain itu, bahasa lisan meniadakan kebutuhan akan tanda baca, meskipun mungkin memerlukan seruan.

Tabel perbandingan:

Perbedaan mendasar

Bahasa Tertulis

Bahasa yang Diucapkan

Elemen

Elemen utama bahasa tulis adalah tanda baca dan tata letak.

Elemen terpenting untuk memahami bahasa lisan adalah nada dan nada.

Literasi

Literasi adalah prasyarat untuk bahasa tertulis.

Bahasa lisan biasanya menghilangkan kebutuhan akan literasi.

Komponen

Slang dan tag tidak menemukan tempat dalam bahasa tertulis.

Slang dan tag adalah tren yang lebih umum dalam bahasa lisan karena sebagian besar merupakan bahasa informal.

Keabadian

Bahasa tertulis bersifat permanen karena ada dalam rekaman.

Bahasa Lisan bersifat sementara karena tidak memiliki catatan.

Masukan

Dalam kebanyakan situasi, individu tidak mungkin menerima umpan balik tentang bahasa tertulis mereka.

Orang-orang yang terlibat dalam bahasa lisan seringkali dapat memperoleh umpan balik langsung tentang keterampilan berbicara mereka dan kemungkinan peningkatannya.

Pengertian Bahasa Tertulis?:

Bahasa tertulis mengacu pada bentuk komunikasi yang memanfaatkan keterampilan membaca dan menulis. Dengan demikian, literasi merupakan prasyarat untuk bahasa tertulis.

Bahasa tertulis menawarkan sedikit fleksibilitas karena tidak terbuka terhadap perubahan dan tetap relatif permanen. Misalnya, ketika informasi dicetak di surat kabar atau tersedia di web, informasi tersebut memiliki tempat permanen.

Bahasa tertulis melibatkan lebih banyak kecanggihan dibandingkan dengan bahasa lisan. Karena sifat kompleks dari bahasa tertulis, itu menggunakan beberapa tanda baca seperti koma, titik, titik dua, titik koma, dan tanda hubung.

Dalam kebanyakan situasi, individu tidak mungkin menerima umpan balik tentang bahasa tertulis mereka.

Bahasa yang digunakan untuk menulis membutuhkan lebih banyak pemikiran dan konsistensi. Selain itu, slang dan tag tidak menemukan tempat dalam bahasa tertulis.

Elemen utama bahasa tulis adalah tanda baca dan tata letak. Sangat penting untuk merencanakan struktur tulisan untuk menyampaikan ide secara efektif. Penggunaan tanda baca lebih lanjut mengekspresikan emosi dan makna yang tepat pada waktu yang tepat.

Dua fitur menarik dari bahasa tertulis adalah hal itu sering kali menarik dan menyusahkan mata pemirsa. Bahasa tulis memberikan ruang untuk ekspresi kreativitas, orisinalitas, dan imajinasi individu.

Karena tidak adanya umpan balik langsung dalam bahasa tertulis, bahasa tertulis harus jelas dan tepat.

Pengertian Bahasa Lisan?:

Bahasa lisan mengacu pada bentuk komunikasi yang menggunakan keterampilan berbicara dan mendengarkan secara dominan. Bahasa lisan biasanya menghilangkan kebutuhan akan literasi.

Elemen terpenting untuk memahami bahasa lisan adalah nada dan nada. Selain itu, bahasa lisan meniadakan kebutuhan akan tanda baca, meskipun mungkin memerlukan seruan.

Bahasa lisan memungkinkan pendekatan yang fleksibel dan nyaman karena pembicara dapat mengubah pendiriannya kapan saja kecuali pendapatnya dicatat. Bahasa lisan sering terjadi di tempat.

Akibatnya, bahasa lisan dapat menggunakan pengulangan yang ekstensif, kalimat yang tidak lengkap, dan interupsi.

Orang-orang yang terlibat dalam bahasa lisan seringkali dapat memperoleh umpan balik langsung tentang keterampilan berbicara mereka dan kemungkinan peningkatannya.

Selain itu, slang dan tag adalah tren yang lebih umum dalam bahasa lisan karena sebagian besar merupakan bahasa informal. Bahasa lisan dapat diubah menjadi bahasa tulisan dengan menggunakan proses subtitling.

Bahasa lisan adalah salah satu bentuk komunikasi tertua yang pernah ada pada umat manusia. Alasan terpenting untuk ini adalah kesederhanaan dan informalitas relatifnya dibandingkan dengan bahasa tertulis.

Selain itu, komunikasi bahasa lisan terjadi antara individu yang biasanya berada di tempat yang sama. Kesimpulannya, bahasa lisan adalah bentuk komunikasi sementara.

Perbedaan Utama Antara Bahasa Tertulis dan Lisan:

  1. Elemen utama bahasa tulis adalah tanda baca dan tata letak. Di sisi lain, elemen terpenting untuk memahami bahasa lisan adalah nada dan nada.
  2. Dalam kebanyakan situasi, individu tidak mungkin menerima umpan balik tentang bahasa tertulis mereka. Sebaliknya, orang-orang yang terlibat dalam bahasa lisan seringkali dapat memperoleh umpan balik langsung tentang keterampilan berbicara mereka dan kemungkinan peningkatannya.
  3. Bahasa tertulis bersifat permanen karena ada dalam rekaman. Di sisi lain, bahasa lisan bersifat sementara karena tidak memiliki catatan.
  4. Slang dan tag tidak menemukan tempat dalam bahasa tertulis. Sebaliknya, slang dan tag adalah tren yang lebih umum dalam bahasa lisan karena sebagian besar merupakan bahasa informal.
  5. Literasi adalah prasyarat untuk bahasa tertulis. Di sisi lain, bahasa lisan biasanya menghilangkan kebutuhan akan literasi.

Referensi:

  1. https://blog.andovar.com/3-ways-differences-in-spoken-and-written-language-affect-subtitling#:~:text=Spoken%20language%20involves%20speaking%20and,only%20use%20layout %20dan%20tanda baca.
  2. https://pediaa.com/difference-between-spoken-and-written-language/

Saya telah berusaha keras menulis posting blog ini untuk memberikan nilai kepada Anda. Ini akan sangat membantu saya, jika Anda mempertimbangkan untuk membagikannya di media sosial atau dengan teman/keluarga Anda. BERBAGI ADALAH ♥️

Related Posts