Tuhan dan Yesus Kristus – Tabel Perbedaan mereka yang mendasar

Parameter perbandingan

Tuhan

Yesus Kristus

Bentuk kekuasaan

Bentuk kekuatan abstrak

Manusia

Interpretasi dasar

Pencipta semua makhluk dan alam semesta.

Mesias Allah

Kehidupan

Abadi (sesuai kitab suci)

fana, seperti Yesus mati (terlihat dalam catatan).

Sebutan dalam Alkitab

Tuhan yang dirujuk

Disebut sebagai manusia

Luasnya pengetahuan

Pengetahuan tak terbatas

Pengetahuan terbatas

Keberadaan kekuatan tertinggi selalu menjadi pertanyaan besar sepanjang masa. Wujud abstrak yang diyakini sebagai penguasa alam semesta selalu dipertanyakan.

Ada orang, agama, atau kepercayaan yang mempertahankan gagasan tentang sosok Tuhan, yang tentunya hipotetis. Terkadang bentuk kontrol abstrak atas alam semesta ini juga disebut sebagai ‘alam’.

Tidak diragukan lagi, ada sesuatu yang mengikat alam semesta, bahkan ada alasan keberadaan mikroorganisme, tetapi satu-satunya pertanyaan yang muncul adalah ‘siapa pengendali itu?’.

Tuhan berbeda dengan Yesus Kristus:

Perbedaan antara Tuhan dan Yesus Kristus adalah keberadaan mereka yang terlihat. Tuhan dan Yesus sama sekali berbeda satu sama lain, Yesus dapat menjadi bagian atau inkarnasi dari bentuk abstrak tetapi Yesus tidak dapat disebut sebagai Tuhan.

Terlihat dalam agama-agama seperti hinduisme atau jainisme bahwa tuhan digambarkan dengan inkarnasi para bangsawan. Selalu ada perbedaan besar antara Tuhan dan sesuatu seperti Tuhan.

Perdebatan tentang apa itu Tuhan tidak pernah berakhir, itu adalah struktur perdebatan dan diskusi yang kejam. Jadi setiap interpretasi dikatakan benar dengan caranya sendiri.

Parameter perbandingan

Tuhan

Yesus Kristus

Bentuk kekuasaan

Bentuk kekuatan abstrak

Manusia

Interpretasi dasar

Pencipta semua makhluk dan alam semesta.

Mesias Allah

Kehidupan

Abadi (sesuai kitab suci)

fana, seperti Yesus mati (terlihat dalam catatan).

Sebutan dalam Alkitab

Tuhan yang dirujuk

Disebut sebagai manusia

Luasnya pengetahuan

Pengetahuan tak terbatas

Pengetahuan terbatas

Tuhan sering disebut sebagai “struktur berpikir”, itu adalah bentuk abstrak absolut. Tidak ada definisi pasti tentang Tuhan.

“Tuhan” adalah kepercayaan orang.

Tidak ada kata khusus yang mendefinisikan yang ilahi. Tuhan sering dianggap sebagai kekuatan tertinggi yang merupakan pencipta semua hal yang terlihat dan tidak terlihat atau semua zat yang berwujud dan tidak berwujud.

Keberadaan Tuhan tetap ada dalam pikiran, karena Tuhan itu abadi dan abadi, tidak ada seorang pun di dunia yang dapat mengklaim sosok Tuhan yang sebenarnya sehingga dalam kitab suci Tuhan sering disebut sebagai ‘roh’. Seperti halnya setiap agama kristen juga merujuk Tuhan sebagai kekuatan tertinggi, bentuk abstraknya adalah kekuatan dan pengetahuan yang tidak terbatas.

Alkitab menyebutkan Tuhan sebagai jiwa yang paling murni dan juga menyebutkan kasih Tuhan terhadap umat manusia. Pemahaman tentang Tuhan itu kejam.

Semakin dalam seseorang berpikir, semakin banyak interpretasi dibuat. Tidak ada catatan tertulis yang pasti tentang seperti apa rupa Tuhan atau seperti apa Tuhan itu.

Bahkan alkitab atau kitab suci apapun adalah ciptaan manusia yang lagi-lagi merupakan interpretasi dari pikiran manusia.

Yesus Kristus dianggap sebagai anak Allah, anak manusia dan anak roh. Yesus Kristus sebagian besar adalah manusia.

Dikatakan olehnya bahwa dia bukan Tuhan. Yesus Kristus dilahirkan dengan roh kudus dari rahim Perawan Maria sebagaimana disebutkan dalam bagian besar kedua dari Alkitab.

Berbeda dengan Tuhan, Yesus Kristus adalah pribadi yang keberadaannya dapat dengan mudah diklaim melalui sejarah, sebagaimana Alkitab dan catatan lain menyebutkan tentang karya Kristus.

Sudah pasti bahwa Yesus Kristus adalah seorang pribadi, dan apa pun yang disebutkan tentang dia adalah kata-katanya sendiri tentang dia, dan bukan hanya interpretasi orang. Dia adalah ciptaan Tuhan sama seperti orang lain.

Yesus Nazareth dianggap sebagai mesias bagi orang-orang yang diutus oleh Tuhan. ‘Kristus’ adalah gelar yang kemudian diberikan kepadanya oleh orang-orang itu sendiri.

Kemungkinan besar gelar Kristus ini ditambahkan dengan namanya setelah kematiannya. Sesuai catatan sejarah, Yesus ditangkap oleh beberapa musuh melalui metode penipuan salah satu muridnya, Yudas Iskariot.

Dia kemudian dieksekusi yang dianggap sebagai korban untuk dosa umat manusia. Setelah hari ketiga tersengat listrik, Yesus bangun dan pergi ke surga untuk bergaul dengan Allah Bapa.

Dan begitulah nubuat tentang dia sebagai mesias terpenuhi. Selama hidupnya Yesus mengkhawatirkan umat manusia, berkhotbah kepada orang-orang, melakukan mukjizat, mengampuni orang berdosa dan memimpin pendirian gereja, selama perjalanannya dia membuat dua belas murid yang dia beri tugas untuk menyebarkan cinta.

Referensi:

  1. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=QGISBwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=God+and+Jesus+Christ&ots=tvZX5P4CzD&sig=tDnjzVjCF6IQblls0nPJTw0OFHg
  2. https://journals.sagepub.com/doi/pdf/10.1177/004057369705400304

Saya telah berusaha keras menulis posting blog ini untuk memberikan nilai kepada Anda. Ini akan sangat membantu saya, jika Anda mempertimbangkan untuk membagikannya di media sosial atau dengan teman/keluarga Anda. BERBAGI ADALAH ♥️

Related Posts