Modernisme dan Postmodernisme: Pengertian, Perbedaan, dan Hubungannya

Modernisme dan postmodernisme adalah dua gerakan seni dan budaya yang memiliki beberapa kemiripan, tetapi juga memiliki perbedaan yang signifikan.

Modernisme adalah gerakan seni dan budaya yang muncul pada awal abad ke-20. Modernisme mengambil tindakan untuk menggugurkan tradisi dan mengambil tindakan untuk mengganti tradisi dengan inovasi baru. Modernisme mengambil tindakan untuk menggugurkan konsep-konsep tradisional dan menggantikannya dengan konsep-konsep yang lebih abstrak dan kontemporer. Modernisme mengambil tindakan untuk menggugurkan hierarki dan menggantikannya dengan konsep yang lebih demokratis dan egalitarian.

Postmodernisme adalah gerakan seni dan budaya yang muncul pada tahun 1960-an. Postmodernisme mengambil tindakan untuk menggugurkan konsep-konsep modernisme dan mengambil tindakan untuk menggantikannya dengan konsep yang lebih pluralis dan kontingensi. Postmodernisme mengambil tindakan untuk menggugurkan konsep yang unik dan menggantikannya dengan konsep yang lebih kombinatif dan pluralis. Postmodernisme mengambil tindakan untuk menggugurkan hierarki dan menggantikannya dengan konsep yang lebih demokratis dan egalitarian.

Perbedaan utama antara modernisme dan postmodernisme adalah tindakan yang diambil untuk menggugurkan tradisi dan konsep-konsep lainnya. Modernisme mengambil tindakan untuk menggugurkan tradisi dan menggantikannya dengan inovasi baru, sementara postmodernisme mengambil tindakan untuk menggugurkan konsep-konsep modernisme dan menggantikannya dengan konsep yang lebih pluralis dan kontingensi. Selain itu, modernisme dan postmodernisme juga memiliki aplikasi yang berbeda-beda. Modernisme digunakan dalam aplikasi seperti arsitektur modern, seni kontemporer, dan literatur modern, sementara postmodernisme digunakan dalam aplikasi seperti arsitektur posmodern, seni kontemporer, dan literatur posmodern.

Hubungan antara modernisme dan postmodernisme adalah yang saling melengkapi. Modernisme dan postmodernisme dapat digunakan dalam aplikasi yang sama, seperti arsitektur, seni, dan literatur. Selain itu, modernisme dan postmodernisme juga dapat digunakan dalam pembuatan kreasi seni dan literatur yang kombinatif dan pluralis.

Kesimpulan: Modernisme dan postmodernisme adalah dua gerakan seni dan budaya yang memiliki beberapa kemiripan, tetapi juga memiliki perbedaan yang signifikan. Perbedaan utama antara modernisme dan postmodernisme adalah tindakan yang diambil untuk menggugurkan tradisi dan konsep-konsep lainnya. Selain itu, modernisme dan postmodernisme juga memiliki aplikasi yang berbeda-beda dan dapat digunakan dalam aplikasi yang sama.

Perbedaan mendasar Modernisme Postmodernisme
Fokus pada Dominasi kesadaran dan diri batiniah. Memiliki banyak arti atau tidak memiliki arti sama sekali.
Teknik Paradoks, humor gelap, fragmentasi, parodi, narator yang tidak dapat diandalkan, dan intertekstualitas. Satire, ironi dan rangkaian kesadaran.
Gaya Pergi dari gaya tradisional sebelumnya Campuran gaya konvensional
Kemunculan dan prevalensi Akhir abad ke-19, awal abad ke-20. Pertengahan abad ke-20
Dipengaruhi oleh Perang Dunia Pertama Perang Dunia Kedua

Related Posts