12 Contoh Antigen endogen dan eksogen: Pentingnya dalam Melawan Penyakit

Halo teman-teman! Kali ini kita akan membahas tentang perbedaan antara antigen endogen dan eksogen, yang merupakan konsep penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Mari kita jelajahi bersama peran dan karakteristik keduanya.

Antigen adalah molekul yang dapat memicu respons dari sistem kekebalan tubuh. Antigen dapat berasal dari dalam tubuh (endogen) atau dari luar tubuh (eksogen). Mari kita mulai dengan antigen endogen.

Antigen endogen adalah molekul yang dihasilkan oleh sel tubuh kita sendiri. Ini termasuk antigen yang berasal dari virus, bakteri, atau sel tumor yang telah terinfeksi atau bermutasi di dalam tubuh kita. Sel-sel yang terinfeksi atau bermutasi ini akan mempresentasikan antigen di permukaannya menggunakan molekul histokompatibilitas utama (MHC-I).

Ketika sistem kekebalan tubuh mendeteksi antigen endogen, sel-sel T pembunuh (CD8+) akan diaktifkan. Sel T pembunuh ini akan mengenali antigen yang dipresentasikan oleh sel tubuh yang terinfeksi atau bermutasi, dan kemudian membunuh sel-sel tersebut untuk mencegah penyebaran infeksi atau pertumbuhan tumor.

Sementara itu, antigen eksogen adalah molekul yang berasal dari luar tubuh kita. Ini termasuk antigen yang berasal dari virus, bakteri, parasit, atau bahan kimia asing yang masuk ke dalam tubuh kita melalui makanan, udara, atau luka. Sel-sel antigen-presenting, seperti makrofag dan sel dendritik, akan menangkap antigen ini dan mempresentasikannya menggunakan molekul histokompatibilitas utama (MHC-II).

Ketika sistem kekebalan tubuh mendeteksi antigen eksogen, sel-sel T pembantu (CD4+) akan diaktifkan. Sel T pembantu ini akan mengenali antigen yang dipresentasikan oleh sel antigen-presenting, dan kemudian merangsang produksi antibodi oleh sel B dan aktivasi sel T sitotoksik untuk membantu dalam penghapusan antigen atau mikroorganisme yang menginfeksi.

Perbedaan antara antigen endogen dan eksogen sangat penting dalam respons kekebalan tubuh kita terhadap infeksi dan penyakit. Respons terhadap antigen endogen berperan penting dalam menghentikan penyebaran infeksi atau pertumbuhan tumor di dalam tubuh kita. Sedangkan respons terhadap antigen eksogen membantu melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit yang berasal dari luar tubuh.

Penting untuk diketahui bahwa sistem kekebalan tubuh kita memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mendeteksi dan merespons antigen endogen dan eksogen. Respons ini melibatkan kerja sama kompleks antara sel-sel T, sel-sel B, dan berbagai molekul sinyal yang memastikan respons yang tepat dan efektif terhadap setiap jenis antigen.

Dalam kesimpulan, antigen endogen dan eksogen merupakan konsep penting dalam sistem kekebalan tubuh kita. Keduanya memainkan peran yang krusial dalam melawan penyakit dan menjaga kesehatan tubuh kita. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan dan peran keduanya, kita dapat menghargai betapa luar biasanya sistem kekebalan tubuh manusia dalam melindungi kita dari infeksi dan penyakit.

Pengertian

Antigen adalah zat yang dimasukkan ke dalam tubuh dan sistem kekebalan diinterpretasikan sebagai ancaman. Antigen ini bisa berupa virus atau bakteri. Masuknya Antigen menghasilkan penciptaan respon imun dan memfasilitasi pembentukan makromolekul lain yang disebut antibodi.

Istilah antigen berasal dari kata Yunani “anti” yang berarti berlawanan dan “genus” yang berarti menghasilkan, membuat atau menghasilkan.

Agar suatu organisme memiliki respons antigen yang tinggi (artinya tubuh merespons secara positif dengan mencegah antigen agar tidak menyebar melalui organisme), maka perlu molekul-molekul intervensi (antibodi) memiliki karakteristik sebagai berikut. Ini harus:

  • Besar
  • Kaku
  • Kompleks

Antibodi (juga disebut imunoglobin) adalah zat yang mengidentifikasi dan menetralkan antigen. Dengan demikian antibodi ini membentuk limfosit tipe B. Dengan demikian antibodi berikatan dengan antigen untuk diidentifikasi dan kemudian diserang oleh limfosit lain.

Jenis antigen

Antigen dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar:

Eksogen Mereka adalah mereka yang datang dari luar.

Endogen Mereka adalah mereka yang ada di dalam organisme. Di antaranya adalah:

  • Antigen otomatis: Mereka adalah protein normal yang dapat ditemukan dalam DNA atau RNA. Kebetulan antigen-antigen ini tidak dikenali oleh sistem imun dan menyerang dengan menafsirkan bahwa itu adalah agen yang agresif. Dalam kondisi normal ini seharusnya tidak terjadi. Untuk alasan ini diindikasikan pada pasien dengan penyakit autoimun tertentu.
  • Antigen tumor. Mereka ditemukan di permukaan sel tumor.
  • Antigen asli. Mereka masih menyajikan bentuk aslinya. Limfosit T (sel t) tidak dapat mengikat ini. Karenanya ini tidak dapat diserang oleh sistem kekebalan tubuh.

Contoh

Contoh antigen eksogen:

  • Bakteri
  • serbuk sari
  • Bedak
  • Bangku tikus

Contoh-contoh antigen endogen:

  • Virus
  • Jamur patogen
  • Parasit sel tunggal
  • Parasit multiseluler

Contoh super-antigen:

Menghadapi kemunculan antigen umum (atau konvensional) ada jenis makromolekul (disebut sel T) yang mendeteksi keberadaan antigen yang jarang (dan berpotensi lebih berbahaya dan berbahaya daripada antigen konvensional). Ini disebut antigen super.

  • Enterotoksin Staphylococcus. Itu terjadi karena keracunan makanan tertentu.
  • Toksin syok toksik stafilokokus. Juga disebut “sindrom syok toksik.”
  • Staphylococcus scrub toksin. Ini disebut “sindrom kulit melepuh.”
  • Eksotoksin streptokokus pirogenik.

Related Posts