Suhu dan Energi Termal – Tabel Perbedaan mereka yang mendasar

Perbedaan mendasar

Kesalahan Sistematis

Kesalahan Acak

Arti

Kesalahan sistematis adalah kesalahan yang timbul karena kesalahan pada alat pengukur.

Kesalahan acak adalah kesalahan yang muncul karena perubahan lingkungan yang tidak dapat diprediksi.

Berulang

Kesalahan sistematis bersifat berulang.

Kesalahan acak umumnya tidak berulang.

Penyebab

Kekurangan pada peralatan percobaan.

Variasi pembacaan yang tidak dapat diprediksi, gangguan di lingkungan.

Pengurangan

Kesalahan sistematis dapat dikurangi dengan menggunakan peralatan yang benar atau teknik yang tepat.

Kesalahan acak dapat dikurangi dengan membaca berkali-kali dan meningkatkan jumlah pengamatan.

Jenis

Tiga jenis: Instrumen, Lingkungan, Kesalahan sistematik.

Tidak ada tipe.

Dapat direproduksi

Ini dapat direproduksi.

Ini tidak dapat direproduksi.

Besaran kesalahan

Konstan

Bervariasi

Suhu dan energi panas keduanya adalah sifat fisik, keduanya adalah sifat keadaan termodinamika suatu objek. Padahal kedua istilah tersebut menyiratkan arti yang sangat berbeda.

Partikel yang ada dalam suatu zat bergerak dengan kecepatan berbeda partikel yang bergerak dengan kecepatan lebih lambat memiliki energi kinetik lebih sedikit (suhu lebih dingin), sedangkan partikel yang bergerak dengan kecepatan lebih cepat memiliki lebih banyak energi kinetik (suhu lebih panas).

Suhu berbeda dengan Energi Termal:

Perbedaan antara suhu dan energi panas adalah suhu tidak ditentukan oleh jumlah benda. Pergerakan molekul yang lebih cepat atau lebih lambat terlihat tergantung pada energi kinetik sedangkan untuk energi panas jumlah total partikel yang ada dalam suatu benda menentukan energi kinetiknya, oleh karena itu, semakin besar ukuran objek, semakin besar energi panasnya.

Suhu adalah ukuran energi kinetik rata-rata yang ada dalam molekul-molekul benda. Energi termal menentukan energi kinetik total dari molekul yang ada dalam suatu objek.

Kuantitas objek adalah faktor kunci untuk menentukan jumlah energi panas.

Perbedaan mendasar

Kesalahan Sistematis

Kesalahan Acak

Arti

Kesalahan sistematis adalah kesalahan yang timbul karena kesalahan pada alat pengukur.

Kesalahan acak adalah kesalahan yang muncul karena perubahan lingkungan yang tidak dapat diprediksi.

Berulang

Kesalahan sistematis bersifat berulang.

Kesalahan acak umumnya tidak berulang.

Penyebab

Kekurangan pada peralatan percobaan.

Variasi pembacaan yang tidak dapat diprediksi, gangguan di lingkungan.

Pengurangan

Kesalahan sistematis dapat dikurangi dengan menggunakan peralatan yang benar atau teknik yang tepat.

Kesalahan acak dapat dikurangi dengan membaca berkali-kali dan meningkatkan jumlah pengamatan.

Jenis

Tiga jenis: Instrumen, Lingkungan, Kesalahan sistematik.

Tidak ada tipe.

Dapat direproduksi

Ini dapat direproduksi.

Ini tidak dapat direproduksi.

Besaran kesalahan

Konstan

Bervariasi

Suhu adalah sifat fisik yang menandakan panas atau dinginnya suatu benda/benda. Ini mencirikan energi kinetik rata-rata dari semua molekul yang ada dalam suatu objek.

Suhu suatu benda dapat diukur dengan bantuan termometer. Tiga sistem yang membantu mengklasifikasikan satuan suhu SI adalah celcius, kelvi, dan fahrenheit.

Suhu sering dikaitkan dengan dua sifat panas dan dingin. Partikel yang ada di dalam objek menentukannya sepenuhnya.

Kecepatan setiap partikel yang ada pada benda tergantung pada seberapa banyak energi yang dikandung partikel. Semakin cepat partikel bergerak dan semakin jauh jaraknya, semakin tinggi suhunya. Semakin lambat partikel dan semakin dekat jaraknya, semakin rendah suhunya.

Dua benda dengan suhu berbeda ketika mereka berinteraksi satu sama lain, pertukaran panas terjadi di antara mereka menyebabkan benda yang lebih panas menjadi dingin dan benda yang lebih dingin menjadi panas. Proses pertukaran panas terus-menerus terjadi dan pertukaran hanya berhenti ketika kedua benda berada pada suhu yang sama.

Suhu memainkan peran penting dalam semua ilmu alam – fisika, kimia, geologi, dll. karenanya suhu sering kali menentukan kecepatan, ruang lingkup, dan intensitas reaksi kimia apa pun.

Energi panas menyiratkan energi di dalam suatu objek yang bertanggung jawab atas suhu. Itu dihasilkan ketika ada kenaikan suhu yang menyebabkan partikel-partikel di dalam objek bergerak lebih cepat dan saling bertabrakan.

Karena ada peningkatan energi kinetik, energi panas benda meningkat. Oleh karena itu energi panas benda meningkat dengan kenaikan suhu.

Perpindahan energi panas diperhatikan ketika ada kenaikan suhu dalam sistem materi kontinu. Energi panas dapat ditransfer melalui berbagai elemen seperti konduksi, konveksi, dan radiasi.

Ini berpindah dari bagian objek dengan suhu lebih tinggi ke bagian objek dengan suhu lebih rendah, proses berlanjut hingga titik di mana suhu sama di semua bagian.

Referensi:

  1. https://arxiv.org/pdf/1411.6584
  2. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1364032116302751

Saya telah berusaha keras menulis posting blog ini untuk memberikan nilai kepada Anda. Ini akan sangat membantu saya, jika Anda mempertimbangkan untuk membagikannya di media sosial atau dengan teman/keluarga Anda. BERBAGI ADALAH ♥️

Related Posts