Apa itu Perbankan Cabang? | Bekerja, Panduan, Pro dan Kontra – Tabel Perbedaan mereka yang mendasar

Perbankan telah menjadi tumpuan kegiatan ekonomi modern. Bank menawarkan berbagai layanan keuangan seperti tabungan, pinjaman, dan transfer dana. Baik itu perorangan maupun badan usaha, setiap orang menggunakan jasa perbankan dalam kehidupan sehari-hari. Melakukan aktivitas keuangan dengan aman hampir tidak mungkin dilakukan tanpa layanan perbankan yang tepat.

Namun, banyak orang tidak mengetahui bahwa semua bank tidak sama dan tidak beroperasi dengan prinsip yang sama. Bank diklasifikasikan ke dalam berbagai kategori sesuai dengan model bisnis mereka. Metode Branch Banking cukup berbeda dengan layanan perbankan lainnya. Mari pelajari cara kerja perbankan cabang dan kelebihan dan kekurangan yang terkait dengannya.

Bagaimana cara kerjanya?:

Perbankan Cabang adalah jenis metode perbankan, di mana beberapa kantor cabang bank berinteraksi dengan pelanggan dan kantor pusat merumuskan kebijakan bank. Pelanggan bank berinteraksi dengan kantor cabang untuk kegiatan keuangan reguler. Kantor cabang ini melayani jasa keuangan seperti tabungan, pinjaman, dan transfer dana kepada nasabah.

Di AS, Bank of America, Wells Fargo, JPMorgan Chase & Co, dan Citibank adalah empat bank besar yang menawarkan perbankan cabang kepada jutaan nasabah. Semua kantor cabang bank-bank ini terhubung dengan kantor pusat dan mengikuti pedoman operasional sehari-hari. Era perbankan cabang modern dimulai pada tahun 1980. Setelah itu, berbagai tindakan seperti tindakan efisiensi percabangan dan tindakan perbankan antar negara bagian Riegle-Neal memperkuat perbankan cabang.

Dibandingkan dengan bentuk perbankan lainnya, perbankan cabang mempekerjakan banyak orang. Karyawan ini tidak hanya menangani tugas internal bank, tetapi mereka juga berinteraksi dengan pelanggan dan menyelesaikan kebutuhan keuangan mereka. Cabang bank yang berbeda mendistribusikan risiko dan keuntungan satu sama lain. Untuk alasan ini, mereka juga sangat tahan terhadap krisis keuangan dan resesi.

Keuntungan Perbankan Cabang:

Branch Banking adalah metode perbankan yang sangat sukses. Dalam kehidupan sehari-hari, jutaan nasabah menggunakan cara perbankan ini. Berikut adalah beberapa keuntungan yang terkait dengan perbankan cabang.

  1. Ukuran : Dengan banyak cabang, sistem perbankan cabang melayani sejumlah besar pelanggan.
  2. Keanekaragaman : Sebagian besar sistem perbankan cabang mengurangi risiko dengan mendiversifikasi portofolio investasi mereka.
  3. Stabilitas : Sistem perbankan cabang sangat tahan terhadap krisis keuangan dan resesi.
  4. Basis Pelanggan : Sejumlah besar pelanggan menggunakan perbankan cabang dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Pengawasan : Semua bank cabang diawasi oleh bank sentral, yang mengurangi korupsi.
  6. Kemampuan keuangan : Bank-bank ini dapat memberikan pinjaman besar kepada individu dan badan usaha.

Kerugian Perbankan Cabang:

Karena ukurannya yang besar, perbankan cabang tidak terlalu efisien dan harus menghadapi beberapa tantangan. Berikut adalah beberapa kelemahan yang terkait dengan sistem perbankan cabang.

  1. Salah urus : Tanpa pengawasan yang tepat, perbankan cabang dapat mengalami salah urus dan litigasi keuangan.
  2. Kurang Kontak Pribadi : Di sini karyawan tidak melakukan kontak pribadi dengan pelanggan dan gagal memahami kebutuhan keuangan mereka.
  3. Biaya operasional yang tinggi : Sistem perbankan cabang diharuskan untuk mempekerjakan banyak orang dan menjalankan biaya operasional yang tinggi.

Referensi:

  1. https://www.jstor.org/stable/1992110
  2. https://www.nber.org/papers/w11291

Saya telah berusaha keras menulis posting blog ini untuk memberikan nilai kepada Anda. Ini akan sangat membantu saya, jika Anda mempertimbangkan untuk membagikannya di media sosial atau dengan teman/keluarga Anda. BERBAGI ADALAH ♥️

Related Posts