Pati dan Selulosa : Apa itu mereka

Pendahuluan

Pati dan selulosa adalah dua jenis bahan organik yang memiliki peran penting dalam berbagai industri. Keduanya ditemukan dalam tumbuhan dan memiliki karakteristik yang berbeda. Pada artikel ini, kita akan menjelaskan pengertian dari pati dan selulosa, serta perbedaan utama antara keduanya.

Pati

Pati adalah senyawa karbohidrat kompleks yang terdapat dalam banyak tumbuhan. Pati adalah sumber utama energi bagi tumbuhan dan juga merupakan bahan pokok dalam industri makanan. Pati terdiri dari rantai panjang molekul glukosa yang terhubung satu sama lain. Struktur pati membuatnya dapat dicerna oleh enzim dalam tubuh manusia dan hewan.

Pada industri makanan, pati digunakan sebagai bahan pengental, pengisi, dan penstabil. Contoh penggunaan pati dalam makanan adalah sebagai bahan dasar untuk membuat saus, kue, roti, dan makanan olahan lainnya. Selain itu, pati juga digunakan dalam industri kertas, farmasi, tekstil, dan bahan kimia.

Selulosa

Selulosa adalah senyawa organik yang juga terdapat dalam tumbuhan. Namun, selulosa memiliki struktur yang lebih kompleks daripada pati. Selulosa terdiri dari serat-serat panjang yang tersusun dalam pola yang kuat dan rapat. Struktur selulosa membuatnya memiliki kekuatan mekanik yang tinggi dan tahan terhadap pelapukan dan dekomposisi.

Selulosa adalah komponen utama dinding sel tumbuhan dan memberikan kekuatan dan struktur pada tumbuhan. Selulosa juga digunakan dalam industri pulp dan kertas, di mana serat selulosa diekstraksi dari kayu atau serat tanaman lainnya untuk membuat produk kertas. Selain itu, selulosa juga digunakan dalam industri tekstil, farmasi, dan bahan bakar bio.

Perbedaan Utama

Terdapat beberapa perbedaan utama antara pati dan selulosa, antara lain:

  • Struktur Kimia: Pati terdiri dari rantai panjang molekul glukosa yang terhubung satu sama lain, sedangkan selulosa terdiri dari serat-serat panjang yang tersusun rapat.
  • Fungsi: Pati berfungsi sebagai sumber energi bagi tumbuhan dan juga digunakan dalam industri makanan sebagai bahan pengental dan pengisi. Selulosa berfungsi sebagai komponen struktural dalam dinding sel tumbuhan dan digunakan dalam industri pulp dan kertas.
  • Keterserapan Tubuh: Pati dapat dicerna oleh enzim dalam tubuh manusia dan hewan, sehingga dapat memberikan energi. Selulosa, di sisi lain, sulit dicerna oleh enzim manusia dan lebih berperan sebagai serat pangan yang membantu pencernaan.
  • Kekuatan Mekanik: Selulosa memiliki kekuatan mekanik yang tinggi dan tahan terhadap pelapukan dan dekomposisi. Pati tidak memiliki kekuatan mekanik yang sama karena strukturnya yang lebih sederhana.

Kesimpulan

Pati dan selulosa adalah dua jenis bahan organik yang memiliki perbedaan dalam struktur kimia, fungsi, keterserapan tubuh, dan kekuatan mekanik. Pati berperan sebagai sumber energi dan digunakan dalam industri makanan, sedangkan selulosa berperan sebagai komponen struktural dan digunakan dalam industri pulp dan kertas. Dengan memahami perbedaan antara pati dan selulosa, kita dapat menghargai peran dan manfaat keduanya dalam berbagai industri.

Perbedaan mendasar Pati Selulosa
 Definisi Polimer glukosa di mana semua unit berulang berada dalam satu arah Selulosa adalah polimer glukosa. Di sini, unit glukosa berturut-turut dapat diputar 180 derajat di sekitar sumbu rantai polimer.
 Konsumsi Pati dapat dimakan dan dapat dikonsumsi oleh manusia. Selulosa tidak dapat dikonsumsi oleh manusia. Itu hanya bisa dikonsumsi oleh hewan tertentu seperti sapi dan rayap.
 Keterkaitan Unit dihubungkan oleh ikatan Alpha. Unit ditautkan secara internal oleh tautan Beta.
 Larut dalam air Dapat dilarutkan dalam air hangat. Tidak larut dalam air.
 Kekuatan Pati lebih lemah dari Selulosa. Selulosa jauh lebih kuat daripada pati.
 Penggunaan Pati terutama digunakan oleh tanaman untuk menyimpan energi. Selulosa terutama digunakan oleh tanaman untuk mendukung struktur.
 Pencernaan Pati mudah dicerna. Selulosa sulit dicerna.

Related Posts