Salamander dan Kadal : Apa itu mereka

Pendahuluan

Salamander dan kadal adalah dua jenis hewan yang seringkali disalahartikan karena memiliki beberapa kesamaan dalam penampilan fisik mereka. Namun, kedua hewan ini sebenarnya memiliki perbedaan yang signifikan, baik dari segi morfologi maupun kehidupan mereka. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara salamander dan kadal.

Salamander

Pengenalan Salamander

Salamander adalah jenis hewan amfibi yang tergolong dalam keluarga Salamandridae. Mereka memiliki tubuh yang panjang dan ramping dengan empat kaki pendek, ekor panjang, dan kulit yang lembab. Salamander juga memiliki kemampuan untuk meregenerasi anggota tubuh mereka, seperti ekor dan anggota tubuh lainnya.

Habitat dan Kebiasaan Hidup Salamander

Salamander umumnya ditemukan di daerah yang lembap seperti hutan, rawa, dan sungai. Mereka lebih aktif pada malam hari dan memiliki kebiasaan bersifat nokturnal. Salamander adalah hewan pemakan serangga dan makanan kecil lainnya. Mereka juga memiliki siklus hidup yang melibatkan fase larva air dan fase dewasa darat.

Karakteristik Salamander

Salah satu ciri khas salamander adalah kemampuan mereka untuk mengalami metamorfosis selama siklus hidup mereka. Mereka mengalami perkembangan dari telur menjadi larva air yang bernapas dengan insang, kemudian berubah menjadi salamander dewasa yang bernapas dengan paru-paru. Salamander juga memiliki kulit yang lembab dan tidak bersisik, serta sering memiliki warna cerah dan pola yang menarik.

Kadal

Pengenalan Kadal

Kadal adalah jenis hewan reptil yang tergolong dalam ordo Squamata. Mereka memiliki tubuh yang dilapisi oleh sisik dan memiliki empat kaki yang pendek. Kadal juga memiliki kemampuan untuk meregenerasi ekor mereka jika terpotong.

Habitat dan Kebiasaan Hidup Kadal

Kadal dapat ditemukan di berbagai habitat, mulai dari hutan hujan tropis hingga padang rumput kering. Mereka adalah hewan yang lebih aktif pada siang hari atau disebut sebagai hewan diurnal. Kadal adalah hewan karnivora dan makanan mereka umumnya terdiri dari serangga, burung kecil, dan hewan kecil lainnya.

Karakteristik Kadal

Salah satu ciri khas kadal adalah kemampuan mereka untuk mengendalikan suhu tubuh mereka dengan bantuan lingkungan sekitar. Mereka adalah hewan bertubuh bersisik dan sisik ini berfungsi sebagai perlindungan dan membantu mempertahankan kelembaban kulit. Kadal juga memiliki lidah yang panjang dan dapat dikeluarkan untuk membantu mereka dalam mencari makanan.

Perbedaan Utama Antara Salamander dan Kadal

  • Kelas: Salamander termasuk dalam kelas Amphibia, sedangkan kadal termasuk dalam kelas Reptilia.
  • Kulit: Salamander memiliki kulit yang lembab dan tidak bersisik, sementara kadal memiliki kulit yang dilapisi oleh sisik.
  • Kebiasaan Hidup: Salamander cenderung lebih aktif pada malam hari (nokturnal), sedangkan kadal lebih aktif pada siang hari (diurnal).
  • Habitat: Salamander umumnya ditemukan di daerah yang lembap seperti hutan dan sungai, sedangkan kadal dapat ditemukan di berbagai habitat seperti hutan hujan dan padang rumput.
  • Siklus Hidup: Salamander mengalami metamorfosis selama siklus hidup mereka, sedangkan kadal tidak mengalami tahap metamorfosis seperti salamander.

Kesimpulan

Salamander dan kadal adalah dua jenis hewan yang seringkali disalahartikan karena penampilan fisik mereka yang mirip. Namun, kedua hewan ini memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal kelas, kulit, kebiasaan hidup, habitat, dan siklus hidup. Memahami perbedaan ini penting untuk menghargapakan kedua hewan tersebut dan menghindari kesalahpahaman.

Perbedaan mendasar Salamander Kadal
Kelas dan Grup Salamander adalah amfibi berekor yang termasuk dalam kelas Caudata kerajaan hewan. Kadal tampaknya merupakan reptil yang termasuk dalam kelompok Caudata kerajaan hewan.
Standar Hidup Salamander membutuhkan standar hidup basah, itulah sebabnya mereka sering terlihat di dekat badan air. Di sisi lain, Kadal juga dapat ditemukan di berbagai situasi lingkungan, antara lain lembap, panas, kering, dan sebagainya.
Menetas Salamander ditetaskan di air atau medan lembek dan juga memiliki insang untuk bernafas. Orang dewasa menghirup dan menghembuskan napas melalui paru-paru mereka. Kadal dilahirkan di permukaan bumi dan bernapas melalui paru-parunya.
Lingkaran kehidupan Salamander berubah bentuk, seperti dari kecebong menjadi dewasa. Sebaliknya, Kadal tidak mengalami metamorfosis; ketika mereka menetas, keturunannya terlihat persis seperti induknya.
Kemampuan Bertahan Untuk mempertahankan diri dari predasi, Salamander menggunakan cairan kelenjar kulit mereka. Kadal mempertahankan diri dari pemangsa dengan menggigit, menggunakan tulang belakang yang tajam, dan mencabik-cabik ekornya.

Related Posts