# Transkripsi Prokariotik dan Eukariotik: Perbedaan dan Prosesnya

Pengenalan

Transkripsi adalah proses penting dalam ekspresi genetik yang terjadi pada semua organisme. Dalam transkripsi, DNA digunakan sebagai template untuk menghasilkan RNA. Terdapat perbedaan dalam proses transkripsi antara organisme prokariotik dan eukariotik. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan perbedaan antara transkripsi prokariotik dan eukariotik, serta langkah-langkah yang terlibat dalam masing-masing proses.

Transkripsi Prokariotik

Transkripsi prokariotik terjadi pada organisme prokariotik seperti bakteri. Proses ini melibatkan sintesis RNA oleh enzim RNA polimerase yang berinteraksi langsung dengan DNA. Berikut adalah langkah-langkah dalam transkripsi prokariotik:

1. Inisiasi

Proses inisiasi dimulai ketika RNA polimerase mengenali dan berikatan dengan daerah konsensus khusus yang disebut promotor pada DNA. Promotor ini terletak sebelum wilayah gen yang akan ditranskripsi. Setelah berikatan, RNA polimerase membuka untai DNA ganda dan memulai sintesis RNA.

2. Elongasi

Setelah RNA polimerase berikatan dengan promotor, ia mulai mensintesis rantai RNA komplementer dari untai DNA cetakan. RNA polimerase bergerak maju melalui DNA, membuka untai DNA yang baru dan menambahkan nukleotida RNA yang komplementer ke cetakan DNA.

3. Terminasi

Terminasi transkripsi prokariotik terjadi ketika RNA polimerase mencapai daerah terminasi pada DNA. Daerah ini berisi urutan nukleotida yang mengarah pada pembentukan struktur hairpin pada RNA transkrip. Hairpin ini mengganggu interaksi antara RNA polimerase dan DNA, menghentikan sintesis RNA. Setelah itu, RNA polimerase melepaskan RNA transkrip dan DNA untai ganda kembali berpaut.

Transkripsi Eukariotik

Transkripsi eukariotik terjadi pada organisme eukariotik, seperti manusia dan hewan. Proses ini lebih kompleks daripada transkripsi prokariotik dan melibatkan lebih banyak protein. Berikut adalah langkah-langkah dalam transkripsi eukariotik:

1. Inisiasi

Mirip dengan transkripsi prokariotik, inisiasi transkripsi eukariotik dimulai ketika RNA polimerase berikatan dengan promotor pada DNA. Namun, dalam eukariota, terdapat beberapa jenis RNA polimerase yang berfungsi dalam sintesis RNA yang berbeda.

2. Elongasi

Setelah inisiasi, RNA polimerase bergerak maju melalui DNA dan mensintesis rantai RNA komplementer. Namun, dalam transkripsi eukariotik, terdapat beberapa kompleks protein tambahan yang berinteraksi dengan RNA polimerase dan mengatur proses transkripsi.

3. Pengolahan RNA

Setelah sintesis RNA, molekul RNA tersebut harus melalui proses pengolahan sebelum menjadi RNA matang yang dapat digunakan. Proses pengolahan RNA melibatkan pemotongan dan penyambungan fragmen RNA tertentu, serta penambahan 5′-cap dan ekor poli-A pada ujung 5′ dan 3′ dari molekul RNA.

4. Terminasi

Terminasi transkripsi eukariotik terjadi ketika RNA polimerase mencapai sinyal terminasi pada DNA. Sinyal terminasi ini mengarah pada pemutusan hubungan antara RNA polimerase dan DNA serta pelepasan RNA transkrip.

Kesimpulan

Transkripsi prokariotik dan eukariotik adalah proses penting dalam ekspresi genetik pada organisme. Meskipun memiliki beberapa kesamaan, terdapat perbedaan signifikan dalam langkah-langkah yang terlibat dalam masing-masing proses. Transkripsi prokariotik melibatkan RNA polimerase yang langsung berinteraksi dengan DNA, sedangkan transkripsi eukariotik lebih kompleks dan melibatkan banyak kompleks protein tambahan. Selain itu, transkripsi eukariotik juga melibatkan proses pengolahan RNA sebelum menjadi RNA matang yang dapat digunakan.

Dalam transkripsi prokariotik, langkah-langkahnya meliputi inisiasi, elongasi, dan terminasi. RNA polimerase mengenali promotor pada DNA, membuka untai DNA ganda, dan mensintesis RNA komplementer hingga mencapai daerah terminasi pada DNA.

Sementara itu, dalam transkripsi eukariotik, langkah-langkahnya meliputi inisiasi, elongasi, pengolahan RNA, dan terminasi. RNA polimerase berikatan dengan promotor pada DNA, bergerak maju melalui DNA, dan mensintesis RNA komplementer. Setelah itu, RNA mengalami proses pengolahan seperti pemotongan dan penyambungan fragmen RNA serta penambahan cap dan ekor poli-A. Terakhir, transkripsi berakhir ketika RNA polimerase mencapai sinyal terminasi pada DNA.

Perbedaan utama antara transkripsi prokariotik dan eukariotik adalah kompleksitas prosesnya. Transkripsi eukariotik melibatkan lebih banyak protein tambahan dan proses pengolahan RNA, sementara transkripsi prokariotik lebih sederhana. Selain itu, promotor pada DNA juga memiliki perbedaan yang signifikan antara prokariota dan eukariota.

Dalam kesimpulannya, transkripsi prokariotik dan eukariotik adalah proses penting dalam ekspresi genetik pada organisme. Meskipun memiliki beberapa kesamaan, terdapat perbedaan yang signifikan dalam langkah-langkah dan kompleksitas proses transkripsi antara prokariota dan eukariota. Memahami perbedaan ini membantu kita memahami ekspresi genetik dan regulasi gen dalam organisme yang berbeda.

Perbedaan mendasar Transkripsi Prokariotik Transkripsi Eukariotik
Situs Transkripsi Transkripsi terjadi di sitoplasma. Transkripsi terjadi di dalam nukleus.
Asosiasi Terjemahan Transkripsi dan terjemahan digabungkan. Transkripsi dan terjemahan gabungan tidak dimungkinkan.
RNA Polimerase Sebuah RNA polimerase tunggal mensintesis semua jenis RNA. Tiga jenis RNA polimerase.
Inisiasi Umumnya, tidak diperlukan protein. Ini membutuhkan protein yang disebut faktor transkripsi.
Satuan transkripsi Polikistronik Monokistronik

Related Posts