Cara Memilih Rencana Asuransi Kesehatan

<img width="400" height="300" src="https://media.hswstatic.com/eyJidWNrZXQiOiJjb250ZW50Lmhzd3N0YXRpYy5jb20iLCJrZXkiOiJnaWZcL2Nob29zZS1pbnN1cmFuY2UtcGxhbi00LmpwZyIsImVkaXRzIjp7InJlc2l6ZSI6eyJ3aWR0aCI6MjAwfX19" / alt=" Memilih rencana kesehatan bisa jadi menakutkan. Lihat lebih banyak gambar obat. Fotodisc/Getty Images”> Memilih rencana kesehatan bisa jadi menakutkan. Lihat lebih banyak gambar obat. Fotodisc/Getty Images

Memilih rencana asuransi kesehatan yang tepat adalah keputusan besar bagi kebanyakan keluarga. Dulu ada satu jenis layanan (sekarang dikenal sebagai paket berbayar), tetapi sejak saat itu kami dibombardir oleh banyak pilihan. Hari ini, mencoba menemukan rencana terbaik untuk Anda atau keluarga Anda sudah cukup untuk membuat Anda masuk ke dalam lemari obat Anda. Anda perlu mengetahui opsi apa yang tersedia untuk Anda, apa yang ditawarkan masing-masing opsi tersebut dan apakah Anda mampu membelinya atau tidak. Pada artikel ini, kita akan melihat dua masalah utama yang dihadapi kebanyakan orang saat mencoba menemukan paket asuransi kesehatan yang tepat: anggaran dan kebutuhan.

Perlu diingat bahwa tidak ada rencana asuransi kesehatan satu ukuran untuk semua. Untuk mengetahui jenis pertanggungan yang Anda butuhkan, dan untuk menghindari membayar apa yang tidak Anda lakukan, ada beberapa pertanyaan yang harus Anda pertimbangkan dengan hati-hati sebelum Anda menandatangani di garis putus-putus. Setelah Anda menetapkan suatu rencana, Anda bertanggung jawab untuk memahaminya secara menyeluruh dan mengikuti panduannya. Variasi rencana sepertinya tidak ada habisnya, jadi dari mana Anda mulai memahami semuanya? Ada beberapa faktor utama yang perlu dipertimbangkan saat membeli rencana perawatan kesehatan — kami akan membahas faktor-faktor ini untuk membantu Anda mengetahui cara memilih yang terbaik untuk Anda dan keluarga.

Menemukan persimpangan anggaran dan kebutuhan bisa jadi sulit. Kebutuhan orang berusia 20-an yang sehat sangat berbeda dengan kebutuhan keluarga beranggotakan empat orang, yang sangat berbeda dengan baby boomer yang memasuki masa pensiun. Untungnya ada opsi bagus untuk setiap situasi. Setiap jenis rencana asuransi kesehatan, baik itu rencana perawatan terkelola atau biaya layanan, memiliki cara berbeda untuk menangani setiap jenis skenario yang berbeda. Pertama, Anda perlu menentukan jenis pertanggungan yang Anda butuhkan dan apakah Anda mampu membelinya atau tidak.

Mari kita lihat pertanyaan yang diajukan oleh keuangan. Kita yang beroperasi di bawah plafon keuangan yang rendah perlu memperhatikan ke mana dolar perawatan kesehatan kita pergi. Apakah Anda sering mengunjungi dokter? Berapa banyak premi bulanan yang dapat Anda bayar? Bisakah Anda memenuhi deductible Anda untuk mendapatkan perlindungan penuh? Jika Anda memilih paket perawatan terkelola, berapa biaya untuk keluar dari jaringan penyedia? Apakah ada batasan jumlah yang harus Anda bayarkan dan jumlah yang dibayarkan kepada Anda oleh perusahaan asuransi Anda?

Tentu saja, masalah keuangan ini menjadi sangat penting ketika Anda mulai mempertimbangkan kebutuhan perawatan kesehatan Anda sendiri. Apakah Anda merawat tanggungan? Apakah Anda memiliki kondisi yang sudah ada sebelumnya? Seberapa komprehensif rencana yang Anda inginkan? Apakah Anda memerlukan rencana gigi dan visi? Apakah Anda memiliki penyakit kronis yang memerlukan perawatan bulanan? Berapa biaya pengobatan bulanan Anda, seperti obat resep? Apa yang bisa terjadi jika Anda memerlukan pembedahan? Bagaimana jika Anda terluka dalam suatu kecelakaan? Berapa banyak perawatan pencegahan yang Anda inginkan?

­­Ini adalah pertanyaan yang sulit, tetapi tidak pernah merupakan ide yang baik untuk mengubur kepala Anda di pasir, terutama jika menyangkut kesehatan. Dengan hati-hati mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan ini, Anda dan keluarga Anda akan dapat menemukan sweet spot perawatan kesehatan itu — di mana Anda mendapatkan pertanggungan yang Anda butuhkan dengan harga yang terjangkau.­

Pada bagian selanjutnya kita akan membedah masing-masing rencana ini.

­

Related Posts