Apakah dehidrasi ada hubungannya dengan penyakit ketinggian?

Penyakit ketinggian terjadi ketika seseorang pergi ke tempat yang tinggi di mana terdapat lebih sedikit oksigen daripada biasanya. Meskipun konsentrasi oksigen di udara tetap sama (21 persen) pada ketinggian yang berbeda-beda, jumlah molekul oksigen per tarikan napas akan berkurang seiring bertambahnya ketinggian. Orang harus bernapas lebih cepat untuk mengakomodasi, dan meskipun demikian tidak akan mendapatkan oksigen sebanyak yang mereka dapatkan di ketinggian yang lebih rendah.

Gejala penyakit ketinggian termasuk sakit kepala, pusing, sesak napas, mual, muntah, lemas dan tidak enak badan. Efek samping tambahan adalah kebocoran cairan dari kapiler, yang dapat menumpuk di paru-paru atau otak dan menjadi serius atau bahkan mengancam jiwa.

Upaya tubuh Anda untuk mengatasi oksigen yang lebih sedikit daripada biasanya dapat menyebabkan perubahan pada elektrolit (garam) dan keseimbangan cairan dan garam tubuh Anda. Faktanya, penelitian telah menemukan korelasi terbalik langsung antara hidrasi dan gejala penyakit ketinggian. Ini berarti sangat penting untuk minum cukup air dan cairan lain (tetapi bukan alkohol) saat bepergian ke tempat yang tinggi, terutama karena potensi hilangnya cairan dari kapiler Anda. Pastikan untuk minum setidaknya 17 hingga 25 gelas (empat hingga enam liter) sehari agar tetap terhidrasi dengan baik. Jika Anda mulai mengalami penyakit ketinggian, pastikan untuk tidak berolahraga karena Anda akan kehilangan lebih banyak cairan dengan cara ini.

Siapa pun dapat menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan hampir semua ketinggian jika mereka memberikan waktu yang cukup. Dibutuhkan satu hingga tiga hari untuk menyesuaikan diri dengan ketinggian tertentu. Jika Anda memberi diri Anda cukup waktu untuk beradaptasi saat mendaki, Anda tidak akan mengalami penyakit ketinggian, terutama jika Anda terhidrasi dengan baik. Penyakit ketinggian muncul ketika terlalu tinggi untuk berpuasa atau begadang terlalu lama. Jika Anda mengalami penyakit ketinggian dan tidak dapat menyesuaikan diri, turunlah ke ketinggian yang lebih rendah.

Related Posts