Bisakah epigenetik mencegah kanker?

Epigenetics mungkin membantu kita mencegah kanker. ŠiStockphoto.com/Sage78

“Kanker” bukanlah penyakit — ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sekitar 200 jenis penyakit. Namun, semua kanker memiliki beberapa kesamaan. Mereka disebabkan oleh mutasi pada materi genetik kita yang membuat sel berperilaku tidak normal. Mereka tumbuh di luar kendali dan dapat menghancurkan sel-sel di sekitarnya atau menyebar ke jaringan lain. Mutasi ini juga menjaga agar sel tidak mati sesuai dengan siklus hidup normalnya, yang merupakan bagian dari mengapa sel kanker bisa sangat sulit dihancurkan.

Dalam perkembangan kanker, dua jenis gen terlibat: onkogen dan anti-onkogen. Onkogen adalah gen yang telah bermutasi di dalam sel normal, menyebabkannya mulai berperilaku seperti sel kanker. Anti-onkogen , atau penekan tumor , adalah gen yang biasanya menjaga sel agar tidak menjadi kanker. Ketika gen-gen ini bermutasi, fungsi ini dikompromikan atau sepenuhnya ditekan.

Pada suatu waktu, diagnosis kanker adalah hukuman mati. Beberapa bentuk kanker tidak dapat diobati sampai sekarang, tetapi ada banyak pilihan pengobatan untuk jenis lainnya. Radiasi, kemoterapi, dan pembedahan adalah beberapa cara yang paling terkenal untuk mengobati kanker, tetapi cara ini ada batasnya — serta beberapa efek samping yang cukup parah. Menemukan obatnya dimulai dengan belajar lebih banyak tentang apa yang menyebabkan sel-sel itu bermutasi.

Sampai saat ini, diperkirakan bahwa kanker hanya disebabkan oleh kelainan di dalam gen itu sendiri. Sekarang, para peneliti telah menemukan bahwa beberapa jenis kanker disebabkan oleh perubahan epigen kita — kode genetik yang berada di atas DNA kita dan memengaruhi cara gen kita mengekspresikan diri. Terapi epigenetik mungkin dapat mengobati beberapa jenis kanker, dan mungkin juga dapat mencegahnya berkembang.

Related Posts