Mengapa olahraga penting untuk kesehatan jantung?

Aktivitas fisik menurunkan tekanan darah dan kadar trigliserida. Lihat lebih banyak gambar kesehatan jantung. Lori Adamski Peek/Stone/Getty Images

Setiap saat, 13 juta orang Amerika menderita penyakit arteri koroner ­( CAD ), penyebab paling umum dari serangan jantung [sumber: WebMD]. Pada orang dengan CAD, kombinasi kadar kolesterol tinggi dan lemak lain dalam darah terkumpul di lapisan dalam arteri jantung, akhirnya membentuk plak tebal yang menarik zat pembekuan dalam darah. Begitu gumpalan terbentuk, sangat sulit bagi darah untuk sampai ke jantung. Saat itulah serangan jantung terjadi — sel-sel di jantung yang kekurangan oksigen mulai mati, dan jantung menjadi goyah.

Bagi sebagian orang, penyakit jantung di luar kendali mereka, akibat genetika atau diabetes; tetapi lebih sering daripada tidak, itu bisa dicegah. Bahkan setelah penyakit arteri koroner terjadi, tindakan pencegahan masih dapat membatasi perkembangannya menjadi serangan jantung atau penyakit yang melemahkan. Beberapa tindakan pencegahan terbaik termasuk makan makanan rendah lemak, tinggi serat dan berolahraga teratur.

Sudah jelas mengapa makan lebih sedikit lemak akan mengurangi kemungkinan terjadinya penyumbatan arteri. Paling sederhana, jika ada lebih sedikit lemak dalam tubuh, lebih sedikit lemak yang tersedia untuk menumpuk di dinding arteri. Efek olahraga yang menyehatkan jantung mungkin kurang intuitif, tetapi efeknya sama nyatanya. Aktivitas fisik memiliki efek yang luar biasa pada jantung: Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang kelebihan berat badan yang berolahraga memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah daripada orang kurus yang tidak melakukannya [sumber: Kesehatan]. Tiga puluh menit aktivitas pengerahan tenaga sedang hingga tinggi – seperti berlari atau bermain bola basket – setidaknya tiga kali seminggu dapat menurunkan risiko penyakit jantung setidaknya 20 persen [sumber: WebMD].

Pada artikel ini, kita akan melihat efek olahraga terhadap jantung dan hubungannya dengan risiko penyakit jantung. Koneksinya lebih langsung dari yang Anda kira.

Related Posts