Berapa jumlah tahap pembelahan pada meiosis?

Meiosis melibatkan dua tahap pembelahan yang disebut meiosis I dan meiosis II. Setiap tahap meiosis memiliki tujuan dan proses yang berbeda. Berikut adalah penjelasan singkat tentang masing-masing tahap:

1. Meiosis I:
– Meiosis I merupakan tahap utama dalam meiosis yang melibatkan pemisahan homolog kromosom. Pemisahan ini terjadi setelah replikasi DNA dan terjadi pada inti sel yang memiliki jumlah kromosom diploid.
– Tahap-tahap dalam meiosis I adalah profase I, metafase I, anafase I, dan telofase I. Profase I adalah tahap yang paling panjang dan kompleks dalam meiosis I, di mana homolog kromosom berpasangan dalam proses yang disebut pembentukan kiasma. Kemudian, homolog kromosom dipisahkan selama anafase I, menghasilkan dua sel anak yang memiliki setengah jumlah kromosom dari sel induk.
– Pada akhir meiosis I, terbentuk dua sel anak yang memiliki jumlah kromosom haploid (setengah dari jumlah kromosom sel induk), tetapi masing-masing kromosom masih terdiri dari dua kromatid.

2. Meiosis II:
– Meiosis II merupakan tahap kedua dalam meiosis yang merupakan tahap pembelahan sel yang mirip dengan mitosis. Tahap ini dimulai dengan dua sel anak haploid yang dihasilkan dari meiosis I.
– Tahap-tahap dalam meiosis II adalah profase II, metafase II, anafase II, dan telofase II. Selama profase II, kromosom-kromosom yang terduplikasi bergerak menuju bidang tengah sel. Kemudian, pada metafase II, kromosom-kromosom ini mengatur diri di bidang tengah sel.
– Selama anafase II, kromatid-kromatid pada setiap kromosom dipisahkan dan bergerak ke kutub yang berlawanan, menghasilkan empat sel anak yang memiliki jumlah kromosom haploid dan hanya memiliki satu kromatid.
– Pada akhir meiosis II, terbentuk empat sel anak yang memiliki setengah jumlah kromosom dari sel induk dan masing-masing kromosom terdiri dari satu kromatid.

Dengan demikian, melalui dua tahap pembelahan tersebut, meiosis menghasilkan empat sel anak yang berbeda secara genetik dengan sel induk dan memiliki jumlah kromosom haploid.

Related Posts