Behaviorisme vs Psikologi Kognitif – Menyingkap Rahasia Pikiran dan Perilaku Manusia

Poin Penting:

  1. Pengertian Behaviorisme
    • Behaviorisme adalah pendekatan dalam psikologi yang memfokuskan pada studi perilaku yang dapat diamati dan diukur secara objektif.
    • Pendekatan ini menekankan pentingnya stimulus eksternal dan respons yang dihasilkan sebagai hasil dari stimulus tersebut.
  2. Pengertian Psikologi Kognitif
    • Psikologi kognitif adalah pendekatan dalam psikologi yang mempelajari proses pemikiran, persepsi, memori, dan pengolahan informasi dalam pikiran manusia.
    • Pendekatan ini menekankan pentingnya pemahaman internal dan bagaimana kita memahami dan memproses informasi dari lingkungan.
  3. Fokus Kajian Behaviorisme
    • Behaviorisme mempelajari hubungan antara stimulus eksternal dan respons yang dihasilkan.
    • Pendekatan ini lebih tertarik pada perilaku yang dapat diamati dan diukur secara objektif.
  4. Fokus Kajian Psikologi Kognitif
    • Psikologi kognitif mempelajari pemikiran, persepsi, memori, dan pengolahan informasi dalam pikiran manusia.
    • Pendekatan ini lebih tertarik pada proses internal yang terjadi dalam pikiran manusia.
  5. Metode Penelitian Behaviorisme
    • Metode penelitian behaviorisme melibatkan pengamatan dan pengukuran perilaku yang dapat diobservasi secara langsung.
    • Contoh metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dan pengamatan lapangan.
  6. Metode Penelitian Psikologi Kognitif
    • Metode penelitian psikologi kognitif melibatkan penggunaan tes, wawancara, dan eksperimen untuk mempelajari pemrosesan informasi dalam pikiran manusia.
    • Proses mental seperti pemikiran, memori, dan persepsi dapat diukur melalui penggunaan teknik dan instrumen yang sesuai.
  7. Pendekatan Terhadap Perilaku Manusia
    • Behaviorisme berpendapat bahwa perilaku manusia dapat dijelaskan dan diprediksi melalui hubungan stimulus- respons.
    • Psikologi kognitif berpendapat bahwa perilaku manusia dipengaruhi oleh pemikiran, persepsi, dan interpretasi individu terhadap stimulus.
  8. Aplikasi dalam Terapi dan Pendidikan
    • Behaviorisme telah diterapkan dalam terapi perilaku, di mana penguatan positif dan negatif digunakan untuk mengubah perilaku yang tidak diinginkan.
    • Psikologi kognitif telah diterapkan dalam pendidikan, dengan penekanan pada pemahaman, pemrosesan informasi, dan strategi pembelajaran yang efektif.

FAQs (Pertanyaan yang Sering Diajukan):

  1. Apa perbedaan mendasar antara behaviorisme dan psikologi kognitif?
    Behaviorisme berfokus pada perilaku yang dapat diamati dan diukur secara objektif, sementara psikologi kognitif mempelajari proses pemikiran dan pengolahan informasi dalam pikiran manusia.
  2. Bagaimana behaviorisme menjelaskan perilaku manusia?
    Behaviorisme menjelaskan perilaku manusia melalui hubungan stimulus- respons. Stimulus eksternal mempengaruhi respons yang dihasilkan.
  3. Bagaimana psikologi kognitif memahami perilaku manusia?
    Psikologi kognitif memahami perilaku manusia melalui pemikiran, persepsi, dan interpretasi individu terhadap stimulus. Proses kognitif dalam pikiran manusia memainkan peran penting dalam perilaku.
  4. Apa saja metode penelitian yang digunakan dalam behaviorisme?
    Metode penelitian yang digunakan dalam behaviorisme termasuk pengamatan langsung, pengukuran perilaku, dan eksperimen laboratorium atau pengamatan lapangan.
Perbedaan mendasar Behaviorisme Psikologi kognitif
Definisi Behaviorisme berarti mempelajari tingkah laku manusia atau tingkah laku manusia berdasarkan behaviorisme. Kemampuan pikiran manusia untuk memproses berbagai macam informasi disebut psikologi kognitif.
Analisis diri Behaviorisme menolak keterlibatan analisis diri. Psikologi kognitif, di sisi lain, menerima keterlibatan analisis diri.
Bertujuan untuk Behaviorisme bertujuan untuk menentukan isyarat mana yang menimbulkan respons pada individu. Psikologi kognitif, di sisi lain, bertujuan pada aktivitas mental.
Masukan Umpan balik diperlukan karena akan mengubah perilaku ke arah yang diinginkan Umpan balik didukung untuk memandu koneksi mental yang akurat.
Kontributor JB Watson dan BF Skinner Jean Paget
Fokus pada Perilaku yang dapat diamati Pikiran dan aktivitas mental, dan proses.
Berdasarkan Itu didasarkan pada stimulus dan respons. Berdasarkan pemrosesan mental.

Related Posts