Seni Representasional dan Nonrepresentasional – Tabel Perbedaan mereka yang mendasar

Perbedaan mendasar

Seni Representasi

Seni Nonrepresentasional

Arti

Seni representasi mudah dikenali.

Seni nonrepresentasional tidak mudah dikenali.

Subyek Seni

Seni representasi meliputi orang, tempat, benda, dan hal-hal dari kehidupan nyata.

Seni nonrepresentasional meliputi garis dan bentuk.

Abstraksi

Seni representasional mengecualikan tingkat abstraksi apa pun.

Seni nonrepresentasional murni abstrak.

Subyektivitas

Seni representasi menyampaikan makna atau ide tertentu.

Seni nonrepresentasional bersifat subyektif.

Contoh

Lukisan bus atau patung tokoh terkenal.

Karya Mondrian, seperti “Tableau I.”

Berbagai bentuk karya seni seringkali menjadi sumber apresiasi. Sementara beberapa karya seni menawarkan pengenalan subjek yang mudah, yang lain agak subyektif.

Setiap karya seni memiliki signifikansi dan makna masing-masing dan dapat menarik secara berbeda bagi pemirsa yang berbeda. Seni representasional dan seni nonrepresentasional adalah dua jenis karya seni yang terkenal.

Meskipun terlihat serupa, seni representasional dan seni nonrepresentasional memiliki beberapa perbedaan.

Seni Representasional berbeda dengan Nonrepresentasional:

Perbedaan antara seni representasional dan nonrepresentasional adalah seni representasional mencakup karya seni yang mudah diidentifikasi dan berasal dari kehidupan nyata. Di sisi lain, seni nonrepresentasional mengacu pada bentuk seni yang abstrak dan tidak berasal dari kehidupan nyata.

Seni representasional adalah karya seni yang merepresentasikan benda-benda dunia nyata dengan kemiripan yang dekat. Seni representasi terkadang dapat diklasifikasikan sebagai seni figuratif.

Namun, itu tidak perlu mengandung angka. Lukisan dan patung adalah contoh umum seni representasional. Karya seni bangunan, kapal, dan manusia umumnya merupakan kategori karya seni di bawah seni representasional.

Seni nonrepresentasional adalah bentuk karya seni populer yang tidak mewakili orang, tempat, atau benda. Sebaliknya, mereka memiliki potensi untuk mengekspresikan emosi dan perasaan.

Berbagai bentuk, garis, dan warna digunakan untuk membuat seni nonrepresentasional. Meskipun umumnya diasumsikan bahwa seni nonrepresentasional dan seni abstrak identik, ini tidak benar. Makna seni nonrepresentasional bersifat subyektif.

Tabel perbandingan:

Perbedaan mendasar

Seni Representasi

Seni Nonrepresentasional

Arti

Seni representasi mudah dikenali.

Seni nonrepresentasional tidak mudah dikenali.

Subyek Seni

Seni representasi meliputi orang, tempat, benda, dan hal-hal dari kehidupan nyata.

Seni nonrepresentasional meliputi garis dan bentuk.

Abstraksi

Seni representasional mengecualikan tingkat abstraksi apa pun.

Seni nonrepresentasional murni abstrak.

Subyektivitas

Seni representasi menyampaikan makna atau ide tertentu.

Seni nonrepresentasional bersifat subyektif.

Contoh

Lukisan bus atau patung tokoh terkenal.

Karya Mondrian, seperti “Tableau I.”

Pengertian Seni Representasi?:

Seni representasional mengacu pada bentuk seni yang dikenali untuk apa yang dimaksudkan. Beberapa contoh umum seni representasional adalah figur manusia, apel, atau kawanan domba.

Selain itu, karya seni representasional belum tentu sesuai dengan kehidupan. Misalnya, stroberi tidak harus berwarna merah, tetapi harus mudah dikenali sebagai stroberi.

Dengan kata sederhana, seni representasional adalah bentuk seni yang mudah diidentifikasi sebagai bagian dari kehidupan. Namun, seni representasional tidak harus sepenuhnya identik dengan objek atau orang nyata.

Ada empat jenis seni representasional yang terkenal: realisme, impresionisme, idealisme, dan stilisasi. Setiap jenis memiliki fitur dan karakteristik masing-masing.

Karya seni yang dilukis secara fotografis merupakan bagian dari seni representasi realisme. Impresionisme menggunakan sapuan kuas pendek dan tipis yang memberikan detail mendalam dalam karya artistik.

Selain itu, versi realisme yang sempurna dan terindah adalah idealisme. Terakhir, stilisasi adalah jenis realisme khusus yang mencakup elemen dekoratif. Dengan demikian, setiap kategori melayani fungsi penting.

Tidak ada distorsi atau berlebihan dalam seni representasional. Akibatnya, seni representasional memungkinkan pemirsa untuk memahami karya seni. Ada beberapa contoh seni representasional.

Misalnya, lukisan seekor anjing terlihat identik dengan seekor anjing. Demikian pula, karya seni kapal sangat mirip dengan yang ada di kehidupan nyata. Sebagai kesimpulan, seni representasi menawarkan beragam kekhususan dan seni deskriptif.

Pengertian Seni Nonrepresentasional?:

Seni nonrepresentasional mengacu pada bentuk karya seni yang tidak mewakili apa pun dari dunia nyata. Karya seni ini adalah bentuk seni abstrak paling ekstrim yang terasing dari dunia kasat mata.

Umumnya, seni nonrepresentasional tidak menggambarkan bangunan, kapal, atau orang. Beberapa karya seni terkenal adalah contoh seni nonrepresentasional.

Dengan kata sederhana, seni nonrepresentasional tidak lain adalah apa yang diinginkan oleh senimannya dan apa yang dipahami oleh penontonnya.

Percikan cat dalam karya Jackson Pollock adalah seni nonrepresentasional. Selain itu, kotak-kotak warna yang diblokir khas lukisan Mark Rothko adalah contoh seni nonrepresentasional terkenal lainnya.

Ciri yang paling menonjol dari seni nonrepresentasional adalah sifatnya yang subyektif. Pemirsa memiliki kebebasan untuk menafsirkan karya seni dan memberikan makna apa pun yang mereka inginkan.

Oleh karena itu, seni nonrepresentasional adalah kebalikan dari seni representasional. Sementara lukisan poci teh mudah dikenali dalam kehidupan nyata, tidak ada fasilitas seperti itu dalam seni nonrepresentasional.

Seni nonrepresentasional memiliki arti penting dalam dunia seni. Ini apresiatif karena memungkinkan pemirsa untuk menghargai sifat tidak berwujud dari banyak hal yang ada di alam.

Itu bisa berarti sesuatu bagi satu orang dan tidak berarti apa-apa bagi orang lain. Seni nonrepresentasional memungkinkan seniman dan penonton untuk mengapresiasi keindahan dan banyaknya emosi yang dapat disampaikan oleh seni.

Perbedaan Utama Antara Seni Representasional dan Nonrepresentasional:

  1. Sementara seni representasional adalah karya seni orang, tempat, benda, atau objek, seni nonrepresentasional adalah karya seni yang menggunakan garis dan bentuk.
  2. Seni representasional menyampaikan makna yang jelas sedangkan seni nonrepresentasional menyampaikan makna subyektif.
  3. Seni representasi umumnya tidak mengekspresikan emosi atau perasaan. Sebaliknya, beberapa karya seni nonrepresentasional menyampaikan emosi dan perasaan.
  4. Seni representasional berasal sekitar 25.000 tahun yang lalu sedangkan seni nonrepresentasional muncul pada tahun 1940-an.
  5. Potret sederhana atau meja dalam benda mati adalah contoh seni representasional. Contoh seni nonrepresentasional adalah karya seni oleh Pablo Picasso.

Referensi:

  1. https://drawpaintacademy.com/representational-art/
  2. https://wastedtalentinc.com/what-is-non-representational-art/

Saya telah berusaha keras menulis posting blog ini untuk memberikan nilai kepada Anda. Ini akan sangat membantu saya, jika Anda mempertimbangkan untuk membagikannya di media sosial atau dengan teman/keluarga Anda. BERBAGI ADALAH ♥️

Related Posts