Cara Tetap Makan dengan Baik pada Penyakit Alzheimer Tahap Akhir

Kita semua membutuhkan nutrisi dan hidrasi yang cukup agar tetap sehat, tetapi mereka yang menderita penyakit Alzheimer stadium akhir berisiko lebih tinggi untuk kekurangan gizi karena masalah makan dan menelan. Selain itu, mereka yang kesulitan menelan dapat menghirup cairan atau partikel makanan ke dalam saluran napas dan paru-paru, sehingga meningkatkan risiko terkena pneumonia. Jika orang yang Anda cintai menderita Alzheimer stadium akhir, strategi berikut dapat membantunya makan dan minum dengan aman:

Fred Froese / E+ / Getty Images

Ciptakan Lingkungan Makan yang Tenang dan Tenang

Mungkin tergoda untuk menyalakan TV atau radio sambil membantu kerabat Anda makan, tetapi kebisingannya dapat mengganggu mereka yang menderita Alzheimer stadium akhir. Suruh orang yang Anda cintai makan di tempat yang tenang dan sunyi, gunakan pengaturan meja yang sederhana jika dia masih bisa menggunakan peralatan makan.

Pastikan Kerabat Anda Duduk dengan Nyaman

Dia harus duduk tegak saat makan dan harus tetap tegak setidaknya selama 30 menit setelah makan untuk membantu pencernaan.

Sabar dan Mudah Beradaptasi

Makan akan memakan waktu lebih lama selama tahap akhir penyakit Alzheimer, jadi usahakan menyediakan banyak waktu untuk makan. Seiring waktu, Anda mungkin harus menyesuaikan perubahan preferensi makanan atau jumlah makanan yang diinginkan orang yang Anda cintai. Orang dengan Alzheimer stadium akhir terkadang makan lebih banyak jika mereka ditawari makanan kecil atau kudapan sepanjang hari, daripada tiga kali makan besar. Manfaatkan setiap kesempatan untuk menawarkan berbagai makanan; cobalah untuk menemukan apa yang menurutnya dapat diterima.

Pilih Makanan yang Mudah Ditelan

Sediakan makanan lunak yang mudah dikunyah dan ditelan, seperti puding dan kentang tumbuk. Makanan ukuran gigitan dan jari, seperti kubus keju , juga bekerja dengan baik. Jika kerabat Anda tidak lagi mengonsumsi makanan padat, cobalah menumbuk atau menghaluskan makanan yang Anda masak dengan blender.

Dorong Cairan

Penyakit Alzheimer (serta penuaan normal) terkadang memengaruhi kemampuan orang untuk menyadari bahwa mereka haus, jadi penting untuk sering-sering memberi kesempatan minum cairan. Jika sulit menelan air, coba tawarkan jus buah atau sayuran, sup atau yogurt, yang semuanya berbahan dasar air. Anda juga bisa mencoba mengentalkan cairan dengan menambahkan tepung maizena atau gelatin tanpa rasa. Teh dan kopi juga diperhitungkan dalam asupan cairan.

Bersiaplah untuk Masalah Tersedak

Karena penyakit Alzheimer stadium akhir sering disertai masalah menelan, batuk dan tersedak merupakan risiko serius saat makan. Pelajari cara melakukan manuver Heimlich dan bersiaplah untuk keadaan darurat tersedak.

Dorong, Lalu Bantu

Bahkan selama tahap akhir Alzheimer, beberapa orang masih bisa makan sendiri sampai taraf tertentu ketika diberi isyarat dan dorongan. Coba bimbing orang yang Anda kasihi melalui suapan pertama dan lihat apakah ini mendorongnya untuk makan sendiri. Jika kerabat Anda tidak dapat makan sendiri, tawarkan makanan dan minuman secara perlahan, pastikan semuanya tertelan sebelum menawarkan suapan atau tegukan berikutnya. Pengingat untuk mengunyah dan menelan dapat melanjutkan proses.

Dapatkan Rujukan untuk Terapis Bicara dan Menelan

Dokter perawatan primer Anda dapat memandu Anda ke terapis ini, yang dapat mengawasi kerabat Anda menelan dan membuat rekomendasi lebih lanjut mengenai cara menelan dan jenis makanan apa yang sesuai untuk mereka pada tahap ini.

Sumber Verywell Health hanya menggunakan sumber berkualitas tinggi, termasuk studi peer-review, untuk mendukung fakta dalam artikel kami. Baca proses editorial kami untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara kami memeriksa fakta dan menjaga agar konten kami tetap akurat, andal, dan tepercaya.

  • Asosiasi Alzheimer (2005). Perawatan tahap akhir: Memberikan perawatan dan kenyamanan selama tahap akhir penyakit Alzheimer. Chicago, IL: Penulis.
  • Gada, NL, & Rabins, PV (2006). Hari 36 jam: Panduan keluarga untuk merawat orang dengan penyakit Alzheimer, demensia lain, dan kehilangan ingatan di kemudian hari (edisi ke-4). Baltimore, MD: Johns Hopkins University Press.
  • Institut Kesehatan Nasional (2008). Akhir kehidupan: Membantu dengan kenyamanan dan perawatan (Publikasi NIH No. 08-6036). Washington, DC: Kantor Percetakan Pemerintah AS.

Oleh Carrie Hill, PhD
Carrie L. Hill, PhD memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman bekerja untuk agensi di bidang kesehatan, layanan manusia, dan sektor senior, termasuk The Alzheimer’s Association di St. George, Utah.

Lihat Proses Editorial Kami Temui Dewan Pakar Medis Kami Bagikan Umpan Balik Apakah halaman ini membantu? Terima kasih atas umpan balik Anda! Apa tanggapan Anda? Lainnya Bermanfaat Laporkan Kesalahan

Updated: 01/12/2025 — 02:20