Informasi – Konsep, kegunaan, klasifikasi dan karakteristik

Informasi – Konsep, kegunaan, klasifikasi dan karakteristik

Relevant Data:

  • Data: Data adalah kumpulan fakta, angka, atau simbol yang belum memiliki arti atau konteks. Data menjadi informasi ketika diberi makna dan diinterpretasikan.
  • Komunikasi: Informasi diterima dan disampaikan melalui proses komunikasi antara individu atau sistem. Komunikasi dapat dilakukan melalui berbagai saluran, seperti lisan, tulisan, visual, atau elektronik.
  • Internet: Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer di seluruh dunia. Internet memungkinkan akses cepat dan mudah terhadap berbagai informasi melalui situs web, email, media sosial, dan lainnya.

Explanation:
Informasi adalah segala bentuk data, fakta, atau pengetahuan yang disampaikan atau diterima oleh individu atau sistem komunikasi. Informasi memiliki nilai penting dalam kehidupan manusia, karena memungkinkan pertukaran pengetahuan, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang efektif.

Data adalah kumpulan fakta, angka, atau simbol yang belum memiliki arti atau konteks. Data menjadi informasi ketika diberi makna dan diinterpretasikan oleh individu atau sistem. Misalnya, sekumpulan angka bisa menjadi informasi ketika diolah menjadi grafik atau tabel yang memberikan pemahaman tentang tren atau pola tertentu.

Proses komunikasi memainkan peran penting dalam pengiriman dan penerimaan informasi. Melalui komunikasi, informasi dapat disampaikan melalui berbagai saluran seperti lisan, tulisan, visual, atau elektronik. Komunikasi yang efektif memungkinkan informasi untuk dipahami dan digunakan dengan baik oleh penerima.

Dalam era digital saat ini, internet telah menjadi sumber utama akses informasi. Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer di seluruh dunia. Melalui internet, seseorang dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi melalui situs web, email, media sosial, dan platform lainnya. Namun, penting untuk mencari sumber informasi yang dapat dipercaya dan mengembangkan keterampilan kritis dalam mengevaluasi kebenaran dan keandalan informasi yang ditemukan.

Informasi memiliki peran penting dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan, bisnis, sains, teknologi, dan media. Informasi yang akurat dan dapat diandalkan membantu pengambilan keputusan yang baik, memperluas pengetahuan, dan memfasilitasi komunikasi yang efektif antara individu dan kelompok.

Dalam menghadapi ledakan informasi di era digital, penting bagi individu untuk mengembangkan literasi informasi, yaitu kemampuan untuk mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi dengan bijaksana. Sumber informasi yang dapat dipercaya, keterampilan kritis, dan pemahaman tentang konteks menjadi kunci untuk memanfaatkan potensi informasi dengan baik.

Resources:

  1. Buckingham, David. “Media Education: Literacy, Learning and Contemporary Culture.” Polity Press, 2019.
  2. Rheingold, Howard. “Net Smart: How to Thrive Online.” MIT Press, 2014.
  3. Boyd, Danah, and Crawford, Kate. “Critical Questions for Big Data.” Information, Communication & Society, 2012.
  4. Jenkins, Henry, et al. “Confronting the Challenges of Participatory Culture: Media Education for the 21st Century.” MIT Press, 2009.
  5. UNESCO. “Media and Information Literacy Curriculum for Teachers.” [Online]. Available: http://unesdoc.unesco.org/images/0018/001873/187351E.pdf. [Accessed: October 20, 2021].
Informasi
Informasi adalah segala bentuk data, fakta, atau pengetahuan yang disampaikan atau diterima oleh individu atau sistem komunikasi. Informasi memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, karena memungkinkan pertukaran pengetahuan, komunikasi, dan pengambilan keputusan. Dalam era digital, informasi dapat dengan mudah diakses melalui internet dan berbagai sumber lainnya.

Informasi menemukan format, kegunaan, dan bentuk penyimpanan yang berbeda.

Apa itu informasi?

Informasi adalah sekumpulan data terorganisir yang relevan dengan satu atau lebih subjek yang mengambil pengetahuan darinya. Artinya, itu adalah serangkaian pengetahuan yang dikomunikasikan, dibagikan atau ditransmisikan dan oleh karena itu merupakan suatu jenis pesan . Namun, definisinya berbeda-beda tergantung pada disiplin atau pendekatan yang mendasarinya.

Misalnya, dalam biologi, informasi dipahami sebagai kumpulan rangsangan sensorik yang dipertukarkan oleh makhluk hidup, sedangkan dalam jurnalisme, informasi adalah kumpulan pesan yang dipertukarkan oleh para aktor dalam masyarakat tertentu. Untuk ini kita dapat menambahkan definisi dari ilmu komputer, sibernetika atau termodinamika.

Ini dapat membantu Anda: Sumber informasi

Definisi Informasi

Informasi adalah data yang telah diproses atau diatur sedemikian rupa sehingga memiliki arti dan nilai bagi penerima. Informasi memungkinkan individu dan organisasi membuat keputusan yang lebih baik dengan mengurangi ketidakpastian.

Komponen Utama Informasi

  1. Data: Elemen dasar dari informasi yang belum diinterpretasi.
  2. Pengolahan: Proses mengorganisir dan menganalisis data untuk memberikan arti.
  3. Konteks: Latar belakang yang membantu memahami dan menilai informasi.
  4. Nilai: Manfaat yang didapatkan dari informasi untuk pengambilan keputusan.

Jenis informasi

Informasi dapat diklasifikasikan dengan cara yang sangat berbeda, menurut berbagai kriteria. Salah satu yang paling umum berkaitan dengan hubungan yang terjalin antara pengirim informasi dan penerima akhir atau calon penerima, sebagai berikut:

  • Informasi rahasia atau rahasia. Yang hanya dapat diakses oleh sekelompok kecil orang, mengingat sifat rahasia, berbahaya, sensitif atau pribadi dari data yang terkandung di dalamnya.
  • Informasi Publik. Sebaliknya, yang memungkinkan akses umum oleh siapa pun ke kontennya, tanpa memerlukan izin khusus dan tanpa tingkat privasi apa pun.
  • Informasi pribadi. Apa yang menjadi milik setiap orang, yaitu yang berasal dari individu tertentu, yang dapat memutuskan dengan siapa akan dibagikan atau kepada siapa akan ditawarkan.
  • Informasi eksternal. Yang berasal dari suatu organisasi, lembaga atau perusahaan, dan penerimanya adalah badan atau orang di luarnya.
  • Informasi dalaman. Sebaliknya yang berasal dari suatu organisasi, lembaga atau perusahaan, untuk dikonsumsi secara internal, tanpa keluar dari organisasi.

Berikut adalah beberapa jenis informasi yang umum:

1. Berdasarkan Sumbernya

  • Informasi Primer: Informasi yang diperoleh langsung dari sumber pertama, seperti hasil wawancara, survei, atau eksperimen.
  • Informasi Sekunder: Informasi yang diperoleh dari sumber kedua atau lebih lanjut, seperti buku, artikel ilmiah, dan laporan.

2. Berdasarkan Bentuknya

  • Informasi Tertulis: Informasi yang disampaikan dalam bentuk tulisan, seperti buku, artikel, dan laporan.
  • Informasi Visual: Informasi yang disampaikan dalam bentuk gambar, grafik, atau video.
  • Informasi Audio: Informasi yang disampaikan melalui suara, seperti podcast dan rekaman suara.

3. Berdasarkan Fungsinya

  • Informasi Deskriptif: Informasi yang menjelaskan atau menggambarkan suatu hal.
  • Informasi Instruksional: Informasi yang memberikan panduan atau instruksi.
  • Informasi Analitis: Informasi yang menganalisis atau menilai suatu hal untuk memberikan wawasan mendalam.

Kegunaan informasi

Informasi yang valid membantu dalam pengambilan keputusan, misalnya tentang kesehatan.
Informasi yang valid membantu dalam pengambilan keputusan, misalnya tentang kesehatan.

Informasi mempunyai kegunaan sebanyak yang dapat diberikan oleh penerimanya . Mulai dari sekedar peningkatan pengetahuan yang dimiliki seseorang mengenai subjek tertentu, atau mungkin pengetahuan yang dapat diterapkan pada situasi tertentu, yaitu pengetahuan yang berguna. Membaca panduan pengguna suatu perangkat akan memberi kita informasi yang dapat diterapkan dengan segera, misalnya.

Kegunaan lain dari informasi bisa lebih strategis, memungkinkan penerima untuk melakukan pengambilan keputusan yang lebih baik , proses pengendalian yang lebih baik, aturan evaluasi yang lebih baik atau pilihan alternatif yang lebih baik, tergantung pada apa yang kita maksud.

Terakhir, informasi mempunyai nilai budaya , yaitu mendidik, informatif. Semakin besar jumlah informasinya, semakin besar kemungkinan pengetahuannya, dan oleh karena itu semakin besar kemungkinan pendidikannya.

Karakteristik informasi

Informasi tersebut secara garis besar memenuhi ciri-ciri sebagai berikut:

  • Arti. Artinya, semantik, tematik, kontekstual, atau konten tertentu, yang akan digunakan setiap individu sesuai dengan kriterianya masing-masing.
  • Pentingnya. Meskipun pentingnya informasi selalu relatif bagi penerimanya, namun bergantung pada masing-masing orang, dengan mempertimbangkan seberapa besar data yang diterima mengubah perilaku individu. Informasi yang relevan menghasilkan perubahan yang penting dan segera, sedangkan informasi yang kurang relevan tidak menghasilkan apa pun.
  • Keabsahan. Validitas dipahami sebagai keabsahan suatu informasi dari waktu ke waktu, yaitu ketinggalan zaman atau diperbarui, yang selalu bergantung pada konteks dan penerimanya.
  • Keabsahan. Informasi tersebut akan lebih atau kurang dapat diandalkan, lebih atau kurang masuk akal atau valid, tergantung pada kriteria pengirim dan penerima. Jika pihak yang terakhir menganggap bahwa penerbitnya tidak dapat diandalkan, maka informasi yang dikeluarkannya akan kehilangan arti pentingnya.
  • Bernilai. Beberapa jenis kegunaan khusus bagi penerimanya, meskipun hanya sekedar informatif.

Informasi di masyarakat

Informasi adalah komoditas berharga dalam masyarakat manusia dan bahkan dalam beberapa masyarakat hewan. Di satu sisi, manajemen informasi dapat mempengaruhi perilaku individu, karena memungkinkan bentuk kerjasama dan organisasi yang kompleks .

Di sisi lain, akumulasi informasi dan pengetahuan membuka pintu bagi perubahan revolusioner dalam masyarakat, baik melalui aspek ilmiah-teknologi, filosofis, maupun politik-sosial.

Dalam masyarakat, informasi dapat didistribusikan secara gratis, atau dapat menjadi bagian dari aset swasta , seperti dalam kasus industri manufaktur, yang menyembunyikan resep khusus untuk produksi barang-barang mereka yang paling berharga, sehingga tidak terjerumus ke dalam kerugian. tangan masyarakat.

Peran Informasi dalam Kehidupan Modern

1. Pengambilan Keputusan

Informasi yang akurat dan relevan adalah kunci untuk pengambilan keputusan yang efektif di berbagai bidang, termasuk bisnis, pemerintahan, dan kehidupan pribadi. Dengan informasi yang tepat, individu dan organisasi dapat mengurangi risiko dan membuat pilihan yang lebih baik.

2. Pendidikan dan Penelitian

Informasi adalah fondasi dari pendidikan dan penelitian. Pengetahuan yang diperoleh dari buku, jurnal, dan sumber lainnya membantu dalam mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai topik dan mendorong inovasi.

3. Komunikasi

Informasi memainkan peran penting dalam komunikasi, baik interpersonal maupun massal. Berita, media sosial, dan berbagai bentuk komunikasi digital memungkinkan penyebaran informasi yang cepat dan luas.

4. Teknologi dan Inovasi

Kemajuan dalam teknologi informasi telah mengubah cara kita hidup dan bekerja. Dari komputasi awan hingga kecerdasan buatan, teknologi informasi terus mendorong batasan inovasi dan efisiensi.

5. Ekonomi

Informasi adalah komoditas penting dalam ekonomi modern. Data pasar, analisis keuangan, dan informasi konsumen adalah beberapa contoh bagaimana informasi digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan bisnis.

Tantangan dalam Pengelolaan Informasi

1. Overload Informasi

Di era digital, kita sering menghadapi jumlah informasi yang berlebihan, yang dapat menyebabkan kebingungan dan mengurangi efektivitas pengambilan keputusan.

2. Keakuratan dan Keandalan

Tidak semua informasi yang tersedia adalah akurat atau dapat diandalkan. Penting untuk memverifikasi sumber informasi dan mempertimbangkan kredibilitasnya.

3. Privasi dan Keamanan

Pengelolaan informasi pribadi dan sensitif memerlukan perhatian khusus untuk melindungi privasi individu dan mencegah penyalahgunaan data.

Informasi dan Status

Dalam negara demokratis, pemerintah menyebarkan informasi tentang tindakannya sendiri.
Dalam negara demokratis, pemerintah menyebarkan informasi tentang tindakannya sendiri.

Propaganda dan sensor selalu menjadi cara negara mengontrol informasi apa yang beredar secara bebas dan apa yang tidak. Hal ini menjadi lebih kompleks dalam apa yang disebut “masyarakat informasi” dan berkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang baru.

Topik ini menjadi bahan perdebatan nasional dan internasional, terutama sejak Internet mempertanyakan gagasan tradisional tentang negara dan perbatasan. Saat ini, jaringan komputer memungkinkan informasi beredar lebih cepat dan dalam jarak yang jauh lebih jauh dibandingkan sebelumnya dalam sejarah manusia.

Di sisi lain, skandal seperti yang terjadi pada kampanye pemilu AS yang dimenangkan oleh Donald Trump, yang dikenal dengan kasus “Cambridge Analytica”, mengungkap dampak penting informasi terhadap kehidupan bernegara di abad ke-21.

Informasi dalam komputasi

Untuk komputasi, yang dipahami secara tepat sebagai ilmu manajemen informasi, konsep ini dipahami sebagai pengetahuan eksplisit, yang dikumpulkan oleh makhluk hidup atau sistem pakar ketika berinteraksi dengan lingkungannya. Ia memiliki nilai karena dapat disimpan, diatur, dan dipulihkan.

Memang itulah gunanya komputer: sistem besar untuk mengklasifikasikan, mengambil dan mengirimkan informasi, yang terakhir terkandung dalam format penyimpanan elektronik.

Informasi analog dan digital

Kita berbicara tentang informasi analog dan digital dalam kerangka elektronik, untuk membedakan dua jenis sinyal. Amplitudo sinyal analog dapat bervariasi secara bebas , mengambil nilai berapa pun (tegangan listrik).

Pada bagiannya, sinyal digital adalah sinyal yang memiliki pita batas mengenai amplitudo yang dapat diambilnya, dan telah ditentukan sebelumnya. Hal ini membuat sinyal digital tidak kontinyu, namun terpisah, sehingga tidak memiliki noise khas yang dimiliki sinyal analog.

Lanjutkan dengan: Basis Data

Kesimpulan

Informasi adalah komponen vital dalam kehidupan modern yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kita. Memahami jenis-jenis informasi dan perannya dalam pengambilan keputusan, pendidikan, komunikasi, teknologi, dan ekonomi adalah penting untuk menjalani kehidupan yang lebih efektif dan efisien. Dengan mengelola informasi secara tepat, kita dapat memanfaatkan potensi penuh dari data dan pengetahuan yang kita miliki.

Referensi

Untuk bacaan lebih lanjut tentang informasi, pertimbangkan referensi berikut:

  1. Shannon, C. E. (1948). A Mathematical Theory of Communication. Bell System Technical Journal, 27(3), 379-423. doi:10.1002/j.1538-7305.1948.tb01338.x
  2. Gleick, J. (2011). The Information: A History, a Theory, a Flood. Pantheon Books. ISBN: 978-0375423727.
  3. Davenport, T. H., & Prusak, L. (1998). Working Knowledge: How Organizations Manage What They Know. Harvard Business Review Press. ISBN: 978-0875846552.
  • “Informasi” di Wikipedia.
  • “Informasi” dalam Kamus Bahasa Spanyol dari Royal Spanish Academy.
  • “Informasi” di Encyclopedia.com.
  • “Informasi” dalam The Encyclopaedia Britannica.

Informasi – Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu informasi?

Informasi adalah data atau fakta yang disusun dan diorganisir menjadi bentuk yang dapat dipahami oleh manusia. Informasi memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang suatu subjek atau topik tertentu.

Mengapa informasi penting?

Informasi penting karena membantu kita dalam pengambilan keputusan yang baik, memperluas pengetahuan kita, dan memahami dunia di sekitar kita. Informasi juga memainkan peran penting dalam perkembangan sosial, ekonomi, dan ilmiah.

Dari mana kita bisa mendapatkan informasi?

Kita bisa mendapatkan informasi dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal, internet, televisi, radio, percakapan dengan orang lain, dan banyak lagi. Sumber informasi dapat bervariasi tergantung pada subjek atau topik yang ingin kita pelajari.

Bagaimana cara mengevaluasi kebenaran informasi?

Untuk mengevaluasi kebenaran informasi, penting untuk memeriksa sumber informasi, reputasi penulis atau organisasi yang menyediakan informasi, dan apakah informasi tersebut didukung oleh bukti atau referensi yang valid. Menilai keberimbangan informasi dengan mencari perspektif yang berbeda juga penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap.

Apa itu informasi rahasia?

Informasi rahasia adalah informasi yang disimpan atau dilindungi secara ketat oleh individu atau organisasi tertentu. Informasi rahasia biasanya tidak diungkapkan kepada publik atau orang lain tanpa izin.

Apa itu informasi rujukan?

Informasi rujukan adalah informasi yang digunakan sebagai sumber atau referensi dalam penulisan atau penelitian. Informasi rujukan biasanya berasal dari sumber yang dapat dipercaya dan diakui sebagai otoritas dalam subjek tertentu.

Bagaimana cara menyimpan informasi dengan baik?

Untuk menyimpan informasi dengan baik, penting untuk memiliki sistem organisasi yang efektif. Anda dapat menggunakan metode seperti membuat folder digital, menggunakan sistem penomoran atau tanda buku pada buku-buku, atau membuat catatan yang teratur dan terstruktur.

Bagaimana informasi dapat membantu dalam pendidikan?

Informasi dapat membantu dalam pendidikan dengan memberikan pengetahuan yang diperlukan untuk memahami konsep, teori, dan prinsip tertentu. Informasi juga memungkinkan siswa untuk melakukan penelitian, memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang subjek tertentu, dan meningkatkan keterampilan kritis mereka.

Apa itu overload informasi?

Overload informasi terjadi ketika terlalu banyak informasi yang tersedia dan kita kesulitan untuk memproses atau mengelola semua informasi tersebut. Overload informasi dapat menyebabkan kebingungan, kelelahan mental, dan kesulitan dalam pengambilan keputusan.

Bagaimana cara mengatasi overload informasi?

Untuk mengatasi overload informasi, penting untuk mengembangkan keterampilan pengelolaan informasi yang baik, seperti memprioritaskan informasi yang penting, memfilter informasi yang relevan, dan menggunakan alat bantu seperti bookmark atau aplikasi pengelola informasi.

Apa itu disinformasi?

Disinformasi adalah informasi yang salah atau menyesatkan yang disebarkan dengan sengaja untuk mempengaruhi opini atau pandangan orang lain. Disinformasi dapat disebarkan melalui media sosial, situs web, atau sumber informasi lainnya.

Bagaimana cara menghindari disinformasi?

Untuk menghindari disinformasi, penting untuk memeriksa kebenaran informasi dengan mencari sumber yang dapat dipercaya dan membandingkan informasi dari berbagai sumber. Selain itu, kritis dalam mempertimbangkan informasi dan mencari bukti atau referensi yang mendukung juga penting.

Apa itu infodemi?

Infodemi adalah penyebaran informasi yang berlebihan, terutama dalam situasi krisis atau keInformasi – Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu informasi?

Informasi adalah data atau fakta yang disusun dan diorganisir menjadi bentuk yang dapat dipahami oleh manusia. Informasi memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang suatu subjek atau topik tertentu.

Mengapa informasi penting?

Informasi penting karena membantu kita dalam pengambilan keputusan yang baik, memperluas pengetahuan kita, dan memahami dunia di sekitar kita. Informasi juga memainkan peran penting dalam perkembangan sosial, ekonomi, dan ilmiah.

Dari mana kita bisa mendapatkan informasi?

Kita bisa mendapatkan informasi dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal, internet, televisi, radio, percakapan dengan orang lain, dan banyak lagi. Sumber informasi dapat bervariasi tergantung pada subjek atau topik yang ingin kita pelajari.

Bagaimana cara mengevaluasi kebenaran informasi?

Untuk mengevaluasi kebenaran informasi, penting untuk memeriksa sumber informasi, reputasi penulis atau organisasi yang menyediakan informasi, dan apakah informasi tersebut didukung oleh bukti atau referensi yang valid. Menilai keberimbangan informasi dengan mencari perspektif yang berbeda juga penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap.

Apa itu informasi rahasia?

Informasi rahasia adalah informasi yang disimpan atau dilindungi secara ketat oleh individu atau organisasi tertentu. Informasi rahasia biasanya tidak diungkapkan kepada publik atau orang lain tanpa izin.

Apa itu informasi rujukan?

Informasi rujukan adalah informasi yang digunakan sebagai sumber atau referensi dalam penulisan atau penelitian. Informasi rujukan biasanya berasal dari sumber yang dapat dipercaya dan diakui sebagai otoritas dalam subjek tertentu.

Bagaimana cara menyimpan informasi dengan baik?

Untuk menyimpan informasi dengan baik, penting untuk memiliki sistem organisasi yang efektif. Anda dapat menggunakan metode seperti membuat folder digital, menggunakan sistem penomoran atau tanda buku pada buku-buku, atau membuat catatan yang teratur dan terstruktur.

Bagaimana informasi dapat membantu dalam pendidikan?

Informasi dapat membantu dalam pendidikan dengan memberikan pengetahuan yang diperlukan untuk memahami konsep, teori, dan prinsip tertentu. Informasi juga memungkinkan siswa untuk melakukan penelitian, memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang subjek tertentu, dan meningkatkan keterampilan kritis mereka.

Apa itu overload informasi?

Overload informasi terjadi ketika terlalu banyak informasi yang tersedia dan kita kesulitan untuk memproses atau mengelola semua informasi tersebut. Overload informasi dapat menyebabkan kebingungan, kelelahan mental, dan kesulitan dalam pengambilan keputusan.

Bagaimana cara mengatasi overload informasi?

Untuk mengatasi overload informasi, penting untuk mengembangkan keterampilan pengelolaan informasi yang baik, seperti memprioritaskan informasi yang penting, memfilter informasi yang relevan, dan menggunakan alat bantu seperti bookmark atau aplikasi pengelola informasi.

Apa itu disinformasi?

Disinformasi adalah informasi yang salah atau menyesatkan yang disebarkan dengan sengaja untuk mempengaruhi opini atau pandangan orang lain. Disinformasi dapat disebarkan melalui media sosial, situs web, atau sumber informasi lainnya.

Bagaimana cara menghindari disinformasi?

Untuk menghindari disinformasi, penting untuk memeriksa kebenaran informasi dengan mencari sumber yang dapat dipercaya dan membandingkan informasi dari berbagai sumber. Selain itu, kritis dalam mempertimbangkan informasi dan mencari bukti atau referensi yang mendukung juga penting.